Peribahasa Indonesia
Kumpulan 2185 peribahasa Indonesia beserta artinya.
Kata Populer dalam Peribahasa
mulutnasitanganikanhidunghitamhujanhidupanakairapibatumatahatikepalakakilidahbuahburunganjingkucingharimaugajahularayam
"setinggi-tinggi bangau terbang, surutnya ke kubangan"
Arti: sejauh-jauh orang merantau, akhirnya kembali ke tempat asalnya (kampung halamannya) juga
"setinggi-tinggi melambung, surutnya ke tanah juga"
Arti: biar ke mana pun perginya, akhirnya pulang ke kampung halaman juga
"seukur mata dengan telinga"
Arti: seturut penglihatan dan pendengaran'
"si cebol hendak mencapai bulan (bintang)"
Arti: menghendaki sesuatu yang mustahil tercapai
"sia-sia menjaring angin, terasa ada tertangkap tidak"
Arti: jangan mengharapkan yang bukan-bukan karena akan mengecewakan saja
"sia-sia negeri alah"
Arti: pekerjaan yang dilakukan tidak hati-hati mendatangkan kerugian atau bahaya
"sia-sia utang tumbuh"
Arti: pekerjaan yang dilakukan tidak hati-hati dan tidak rapi penjagaannya sehingga menimbulkan kerugian
"siang bernapas, malam berembun (malam berselimut embun, siang bertudung awan)"
Arti: sangat miskin (tidak punya rumah)
"siang menjadi angan-angan, malam menjadi buah mimpi"
Arti: selalu teringat (terpikir)
"siapa berkotek, siapa bertelur"
Arti: siapa yang bersuara terdahulu, biasanya dialah yang berbuat'
"siapa gatal, dialah menggaruk"
Arti: siapa berkehendak dialah yang harus berbuat
"siapa lama tahan, menang"
Arti: apabila bekerja dengan tekun dan rajin, tidak tergesa-gesa, lama-kelamaan kerja yang sulit sekali pun akan selesai juga dengan baik
"siapa luka siapa menyiuk"
Arti: yang merasa tersindir, dialah yang berbuat sesuatu sebagai yang disindirkan itu
"siapa makan lada, ialah berasa pedas"
Arti: barang siapa yang bersalah akan merasa tersinggung (oleh sindiran dan sebagainya)
"siapa melejang siap patah"
Arti: siapa yang bersikeras hendak beroleh barang (pekerjaan ), dialah yang harus menderita rugi (kesukaran dan sebagainya)
"siapa menjala, siapa terjun"
Arti: siapa yang menginginkan sesuatu harus berusaha
"siapa pun jadi raja, tanganku ke dahi juga"
Arti: siapa pun berkuasa aku tetap menghormatinya
"siapa sakit, siapa menyiuk"
Arti: yang berbuat salah akan merasa jika ada yang menyindir dsb'
"siapa yang gatal, dialah yang menggaruk"
Arti: orang yang berkehendak (ingin ), dialah yang harus berbuat sendiri
"siapa yang makan cabai, dialah yang berasa pedas (kepedasan)"
Arti: 1 siapa yang berbuat kurang baik akan merasakan akibatnya
"siar bakar bakar berpuntung suluh"
Arti: suatu perkara boleh diputuskan sesudah cukup bukti-bukti dan keterangannya
"sigai dua segeragai"
Arti: suatu perkara yang bersangkut paut dengan perkara yang lain
"silap mata pecah kepala"
Arti: kalau kurang waspada dalam suatu pekerjaanya akhirnya akan binasa
"singkap daun ambil isi (buah)"
Arti: (berkata) dengan terus terang
"singkat diulas panjang dikerat"
Arti: mana-mana yang kurang ditambah, sedangkan yang lebih dikurangi (yang kurang baik diperbaiki)
"singkat tidak terluas, panjang tidak terkerat"
Arti: tiap-tiap orang akan mati apabila telah sampai ajalnya
"siput memuji buntut"
Arti: memuji diri sendiri
"sirih naik junjungan patah"
Arti: baru hendak naik derajat kehidupannya sudah mendapat kesusahan
"sirih pulang ke gagang"
Arti: sudah pada tempatnya
"sokong membawa rebah"