🪷 Bijaksana

Peribahasa Indonesia — "nasi"

Kumpulan 37 peribahasa Indonesia beserta artinya.

Kata Populer dalam Peribahasa
mulutnasitanganikanhidunghitamhujanhidupanakairapibatumatahatikepalakakilidahbuahburunganjingkucingharimaugajahularayam
"air di daun keladi (daun keladi dimandikan)"
Arti: sukar diajar atau dinasihati
"air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam"
Arti: tidak enak makan dan minum (karena terlalu sedih dan sebagainya)
"bagai garam jatuh ke air"
Arti: nasihat dan sebagainya yang mudah diterima
"berhitung nasib peruntungan"
Arti: membicarakan nasib
"berlayar bernakhoda, berjalan dengan yang tua"
Arti: setiap mengerjakan sesuatu hendaklah menuruti nasihat (petunjuk) orang yang ahli atau yang berpengalaman
"bertohor air liur"
Arti: sudah banyak memberi nasihat, tetapi tidak diindahkan
"bibirnya bukan diretak panas"
Arti: perkataannya (nasihatnya) tidak sia-sia
"bingung tak dapat diajar, cerdik tak dapat diikuti"
Arti: berlagak pandai (tidak mau mendengarkan nasihat orang)
"habis perkara, nasi sudah menjadi bubur"
Arti: tidak ada gunanya dibicarakan lagi
"jadi bumi langit"
Arti: menjadi orang tempat menggantungkan nasib dan harapan
"ketam menyuruhkan anaknya berjalan betul"
Arti: orang yang memberi nasihat, tetapi dia sendiri tidak melakukan seperti yang dinasihatkannya itu
"kuah tumpah (tertuang) ke nasi"
Arti: 1 dikatakan kepada anak yang dikawinkan dengan kemenakan
"lagi lauk lagi nasi"
"laksana apung-apung di tengah laut, dipukul ombak jatuh ke tepi"
Arti: orang yang belum mantap kedudukannya atau belum bernasib baik dalam mengadu untung
"malang tak boleh ditolak, mujur tak boleh diraih"
Arti: nasib buruk tidak dapat dicari-cari
"masuk dari kuping kiri keluar lewat kuping kanan"
Arti: tidak mendengarkan nasihat
"masuk ke telinga kanan, keluar ke telinga kiri"
Arti: tidak dimasukkan ke dalam ingatan (tentang nasihat, pelajaran)
"membesarkan kerak nasi"
Arti: menambah-nambah belanja yang tidak perlu
"menabur (menanam) biji atas batu"
Arti: sia-sia belaka, seperti memberi nasihat kepada orang yang tidak mau mengindahkan
"menampalkan kersik ke buluh"
Arti: menasihati orang dengan sia-sia saja (tidak dituruti)
"mengail dalam belanga, menggunting dalam lipatan"
Arti: mempergunakan kesempatan untuk keuntungan pribadi tanpa memikirkan nasib kawan akibat perbuatan itu
"menggenggam erat membuhul mati"
Arti: memegang janji (putusan, nasihat, dan sebagainya) erat-erat
"nasi habis budi bersua"
"nasi sama ditanak, kerak dimakan seorang"
Arti: pekerjaan dilakukan bersama-sama, tetapi keuntungannya diambil sendiri
"nasi sudah menjadi bubur"
Arti: perbuatan yang sudah terlanjur dan tidak dapat diperbaiki lagi
"nasi tersaji di lutut"
"nasi tersendok tidak termakan"
Arti: tidak dapat merasakan (mengenyam) apa yang didapatnya
"orang haus diberi air, orang lapar diberi nasi"
Arti: mendapat apa yang sangat diinginkan
"pergi tempat bertanya, pulang tempat berberita (berkenaan dengan orang cerdik pandai)"
Arti: jika akan berangkat, hendaklah meminta nasihatnya dahulu, dan jika pulang, hendaklah memberi laporan kepadanya
"pinggan tak retak nasi tak dingin"