🪷 Bijaksana

Peribahasa Indonesia

Kumpulan 2185 peribahasa Indonesia beserta artinya.

Kata Populer dalam Peribahasa
mulutnasitanganikanhidunghitamhujanhidupanakairapibatumatahatikepalakakilidahbuahburunganjingkucingharimaugajahularayam
"bumi mana yang tak kena hujan"
Arti: setiap orang berbuat salah
"bumi tidak selebar daun kelor"
Arti: dunia tidak sempit'
"bunga dipetik perdu ditendang (bunganya dipersunting, pangkalnya diberaki)"
Arti: hanya mau mengambil keuntungan saja (msl istri dikasihi, mertua dibenci)
"bungkuk baru betul, (buta baru celik)"
Arti: orang hina (miskin) yang menjadi mulia (kaya) sehingga berbuat yang bukan-bukan
"bungkuk kail hendak mengena"
Arti: tipu muslihat untuk mencari keuntungan
"bungkuk sejengkal tidak terkedang"
Arti: tidak mau mendengar kata orang
"buntat hendak jadi kemala"
Arti: tidak tahu diri
"bunyi perempuan di air"
Arti: ramai (gaduh sekali)
"buruk muka cermin dibelah"
Arti: menyalahkan orang atau hal lain meskipun sebenarnya dia sendiri yang salah, bodoh, dan sebagainya
"buruk perahu, buruk pangkalan"
Arti: tidak sudi lagi menginjak rumah bekas istrinya atau tempat bekerja yang telah ditinggalkan
"buruk-buruk embacang (embacang buruk kulit)"
Arti: kelihatannya tidak baik (bodoh dan sebagainya ), tetapi sebenarnya baik sekali (pandai)
"burung terbang dipipis lada"
Arti: sesuatu yang belum tentu diperoleh sudah dirancang pemakaiannya
"burung terbang dipipiskan lada"
Arti: sudah bersiap untuk bersenang-senang dengan sesuatu yang belum lagi diperoleh
"busuk kerbau, jatuh berdebuk"
Arti: perbuatan yang kurang baik lambat laun akan ketahuan orang lain juga
"busut juga yang ditimbun anai-anai"
Arti: 1 yang biasa bersalah juga yang dituduh orang dalam suatu kejahatan
"buta baru celik (melihat)"
Arti: menjadi sombong karena beroleh kekayaan (pangkat dan sebagainya)
"buta kehilangan"
Arti: dalam keadaan yang sangat sulit
"cacing hendak menjadi naga"
Arti: orang hina hendak menyamai orang besar
"cacing menjadi ular naga"
Arti: orang hina (miskin) menjadi orang besar (kaya)
"cakap berdegar-degar, tumit diketing"
Arti: banyak mulut, tetapi penakut'
"cakap berlauk (-lauk ), makan dengan sambal lada"
Arti: cakapnya seperti orang berada, padahal sesungguhnya hidupnya serba kekurangan'
"calak ganti asah (menanti tukang belum datang)"
Arti: sesuatu yang dipakai untuk sementara waktu saja sebelum ada yang lebih baik (jadi hanya sekadar mencukupi kebutuhan)
"campak bunga dibalas dengan campak tahi"
Arti: memberi kebaikan dibalas dengan kejahatan
"cangkat sama didaki lurah sama dituruni"
Arti: sama-sama merasakan kesusahan atau kesenangan
"cari umbut kena buku"
Arti: mencari yang baik, mendapat yang buruk
"carik-carik bulu ayam lama-lama bercantum juga"
Arti: perkelahian sesama saudara itu akhirnya berbaik juga
"cekel berhabis, lapuk berteduh"
Arti: terlampau kikir itu tidak berfaedah sebab akhirnya harta kekayaan itu akan habis juga
"cekur jerangau, ada lagi di ubun-ubun"
Arti: masih sangat muda (belum berpengalaman)
"cencang dua segerai"
Arti: sekali jalan dua pekerjaan selesai
"cencang putus tiang tumbuk"
Arti: putusan yang mengikat