Peribahasa Indonesia — "api"
Kumpulan 175 peribahasa Indonesia beserta artinya.
Kata Populer dalam Peribahasa
mulutnasitanganikanhidunghitamhujanhidupanakairapibatumatahatikepalakakilidahbuahburunganjingkucingharimaugajahularayam
"koyak tak berbunyi"
Arti: melakukan sesuatu yang kurang baik, tetapi tidak diketahui orang
"kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tidak tampak"
Arti: kesalahan (kekurangan) orang lain walaupun kecil sekali akan kelihatan, tetapi kesalahan (kekurangan) sendiri (meskipun besar) tidak kelihatan
"laki pulang kelaparan, dagang lalu ditanakkan"
Arti: orang lain ditolong, tetapi keluarga sendiri ditelantarkan
"laksana bunga dedap, sungguh merah berbau tidak"
Arti: orang yang rupanya elok, tetapi tidak berbudi bahasa
"lempar batu sembunyi tangan"
Arti: melakukan sesuatu (kegiatan dan sebagainya ), tetapi kemudian berdiam diri seolah-olah tidak tahu-menahu
"lewat dari manis, masam, lewat dari harum, busuk"
Arti: perihal orang yang mula-mula berkasih-kasihan sangat mesra, tetapi kemudian, selalu berselisih dan bertengkar
"licin bagai belut"
Arti: cerdik dan licik sehingga susah menghadapinya (menangkapnya)
"lulus tidak berselam, hilang tidak bercari"
Arti: orang yang menderita sengsara, tetapi tidak ada yang mau menolong
"makan sudah terhidang, jamu belum jua datang"
Arti: gadis yang telah besar, sudah patut bersuami, tetapi orang belum ada yang datang meminangnya
"manusia mengikhtiarkan, Allah menakdirkan"
Arti: ikhtiar atau akal budi ada di tangan manusia, jadi orang harus bekerja sekeras-kerasnya untuk mencapai tujuannya, tetapi berhasil tidaknya usaha itu bergantung pada takdir Tuhan
"manusia tahan kias, binatang tahan palu"
Arti: mengajar manusia dengan sindiran sudah cukup, tetapi mengajar binatang harus dengan pukulan
"manusia tertarik oleh tanah airnya, anjing tertarik oleh piringnya"
Arti: orang yang berakal itu jauh pemandangannya, tetapi orang yang bodoh hanya memikirkan keperluan perutnya, kalau ia telah kenyang sudah tidak menghendaki apa-apa lagi
"mara hinggap mara terbang, enggang lalu ranting patah"
Arti: seseorang yang tidak berbuat suatu kesalahan, tetapi pada waktu terjadi suatu kejahatan ia yang dituduh berbuat kesalahan itu
"masak di luar mentah di dalam"
Arti: orang yang kelihatan baik pada lahirnya, tetapi hatinya jahat
"masak malam, mentah pagi (siang)"
Arti: suatu hal yang telah putus (sudah jadi ), tetapi tidak lama kemudian berubah
"mati-mati berminyak biar licin"
Arti: setiap pekerjaan janganlah kepalang, jangan diusahakan separuh jalan, tetapi dikerjakan sampai selesai
"melekatkan kersik ke buluh"
Arti: melakukan pekerjaan dengan susah payah, tetapi sia-sia
"meletakkan api di bubungan"
Arti: sengaja mencari bahaya
"membawa lapik"
Arti: tamu yang berkunjung membawa bekal atau makanan sendiri ke tempat ia datang atau menumpang
"menambat tidak bertali"
Arti: pria dan wanita yang hidup sebagai suami istri, tetapi tidak menikah
"mengata dulang paku serpih, mengata orang awak yang lebih"
Arti: mencela orang, tetapi diri sendiri ternyata lebih buruk daripada yang dicela
"menggeriak bagai anak nangui"
Arti: orang yang beranak banyak, tetapi malas mencari nafkah'
"mengusir asap, meninggalkan api"
Arti: mencari sesuatu yang kurang penting dan meninggalkan yang lebih penting
"mensiang yang baru dicari, kampil 'lah sudah dahulu"
Arti: rundingan baru akan dimulai, tetapi keputusannya telah diambil terlebih dahulu'
"misai bertaring bagai panglima, sebulan sekali tak membunuh orang"
Arti: rupa saja yang hebat dan garang, tetapi berhati penakut
"mu-rah di mulut mahal di timbangan"
Arti: mudah mengatakan, tetapi sukar melakukannya
"mujur sepanjang hari malang sekejap mata"
Arti: jika malang akan menimpa dalam sesaat saja mungkin terjadi, tetapi tidak mendapat
"muka licin, ekor berkedal"
Arti: lahirnya tampak baik, tetapi batinnya jahat'
"mulut bau madu, pantat bawa sengat"
Arti: mulut manis, tetapi hati busuk
"mulut disuapi pisang, pantat dikait dengan onak (mulut manis hati berkait)"
Arti: manis perkataannya, tetapi jahat maksudnya