Peribahasa Indonesia — "ikan"
Kumpulan 150 peribahasa Indonesia beserta artinya.
Kata Populer dalam Peribahasa
mulutnasitanganikanhidunghitamhujanhidupanakairapibatumatahatikepalakakilidahbuahburunganjingkucingharimaugajahularayam
"hujan tak sekali jatuh, simpai tak sekali erat"
Arti: suatu pekerjaan tidak dapat diselesaikan sekaligus
"ikan belum dapat, airnya sudah keruh"
Arti: pelaksanaan kerja yang tidak tepat (keadaan menjadi buruk sebelum pekerjaan itu selesai)
"ikan biar dapat, serampang jangan pokah"
Arti: maksud sampai, perkakas pun tidak rusak'
"ikan biar dapat, serampang jangan pukah"
Arti: biar tercapai maksudnya, tetapi jangan ada sesuatu yang merugikan
"ikan di hulu, tuba di hilir"
Arti: perbuatan yang sia-sia
"ikan di laut, asam di gunung, bertemu dalam belanga"
Arti: biarpun tinggal berjauhan, kalau sudah jodoh akan menjadi suami istri juga
"ikan gantung, kucing tunggu"
Arti: kesal melihat barang yang diingini, tetapi tidak mungkin didapat
"ikan lagi di laut, lada garam sudah dalam sengkalan"
Arti: bersiap-siap mengecap hasil pekerjaan yang belum pasti berhasil
"ikan pulang ke lubuk"
Arti: telah kembali ke tempat (asalnya) yang dicintainya
"jauh dapat ditunjuk, dekat dapat ditunjal"
Arti: apa yang dikatakan dapat dibuktikan kebenarannya'
"jika langkah sudah terlangkahkan, berpantang dihela surut"
Arti: suatu pekerjaan yang telah dimulai dengan saksama, sekali-kali jangan dihentikan sebelum tujuan tercapai
"kain lama dicampak buang, kain baru pula dicari"
Arti: menceraikan istri tua dan mencari istri muda
"kaki untut dipakaikan gelang"
Arti: memakai sesuatu untuk memperelok diri, tetapi malahan bertambah buruk'
"kalau bangkai galikan kuburnya, kalau hidup sediakan buaiannya"
Arti: lebih baik menunggu dengan tenang apa yang akan terjadi, lalu mempertimbangkan langkah apa yang akan diambil
"kalau di bawah melompat, lalu di atas menyusup"
Arti: menyesuaikan diri dengan adat kebiasaan penduduk tempat tinggalnya
"kata dahulu bertepati, kata kemudian kata bercari"
Arti: sesuatu yang telah dijanjikan (ditentukan) dahulu harus ditepati, sedangkan hal yang timbul kemudian (belakangan) harus dimufakatkan lagi
"ke langit tak sampai, ke bumi tak nyata"
Arti: setengah-setengah, kepalang tanggung di dalam menyelesaikan pekerjaan atau mempelajari ilmu
"kecil dikandung ibu, besar dikandung adat, mati dikandung tanah"
Arti: manusia itu selalu terikat oleh tata tertib masyarakat, tidak pernah bebas sama sekali
"keledai hendak dijadikan kuda"
Arti: orang bodoh hendak disamakan dengan orang pandai'
"keras ditakik, lunak disudu"
Arti: segala perintah hendaklah diberikan dengan penuh kebijaksanaan
"kerbau punya susu, sapi punya nama"
Arti: seseorang yang membuat kebaikan atau bersusah payah, tetapi orang lain yang mendapat pujian
"kuat ikan karena radai (kuat burung karena sayap, kuat ketam karena sepit)"
Arti: tiap-tiap orang ada kekuatannya (kelebihannya) sendiri
"kuat ketam karena sepit, kuat burung karena sayap, kuat ikan karena radai"
Arti: 1 merasa kuat (berkuasa) karena ada keunggulan atau kelebihan
"kusut diselesaikan, keruh diperjernih"
Arti: perselisihan hendaklah diselesaikan secara baik-baik
"laksana jentayu menantikan hujan"
Arti: sangat merindukan sesuatu (kekasih dsb)'
"laut madu berpantaikan sakar (gula)"
Arti: perkataan yang manis keluar dari mulut orang yang baik rupanya'
"mahal membelikan sukar dicari"
Arti: sesuatu yang sukar didapat
"masuk kandang kambing mengembik, masuk kandang kerbau menguak"
Arti: menyesuaikan diri dengan tempat dan keadaan
"matahari itu bolehkah ditutup dengan nyiru"
Arti: suatu kebenaran yang nyata itu dapatkah dilindungkan atau disembunyikan
"mati dikandung tanah"
Arti: mati (dipendam di dalam tanah)