Peribahasa Indonesia — "anak"
Kumpulan 77 peribahasa Indonesia beserta artinya.
Kata Populer dalam Peribahasa
mulutnasitanganikanhidunghitamhujanhidupanakairapibatumatahatikepalakakilidahbuahburunganjingkucingharimaugajahularayam
"pecah anak buyung, tempayan ada"
Arti: tidak akan kekurangan perempuan untuk dijadikan istri
"pecak boleh dilayangkan, bulat boleh digulingkan, batu segiling pecak setepik"
Arti: sudah mendapat kata sepakat untuk melaksanakan suatu pekerjaan
"pipit meminang anak enggang"
Arti: orang miskin (berderajat rendah) meminang orang kaya (berderajat tinggi dan sebagainya)
"pukul anak menyindir menantu"
Arti: mengata-ngatai (mencela) seseorang, tetapi perkataan-perkataan itu ditujukan kepada orang lain
"pukul anak sindir menantu"
Arti: mengata-ngatai (mencela) seseorang, tetapi perkataan itu ditujukan kepada orang lain
"punggur rebah belatuk menumpang mati"
Arti: jika orang yang menjadi pelindung (seperti majikan dan sebagainya) jatuh, anak buahnya pun akan menderita akibatnya'
"rusak anak oleh menantu"
Arti: orang yang kita kasihi merusakkan harta yang kita berikan kepadanya
"seiring bertukar jalan, seia bertukar sebut"
Arti: kedua pihak semaksud dan sepaham, tetapi berlain cara melaksanakannya
"senjata makan tuan"
Arti: sesuatu yang direncanakan untuk mencelakakan orang lain, tetapi berbalik mengenai diri sendiri
"seperti beranak besar hidung"
Arti: perihal seseorang yang sebentar-sebentar menengok atau memperlihatkan barang yang baru diperolehnya
"seperti gadis sudah berlaki"
Arti: anak perawan yang tingkah lakunya kurang baik (pemalas, pengotor, dan sebagainya)
"seperti menghilang manau"
Arti: perbuatan yang sukar dilaksanakan
"seperti toman makan anak"
Arti: orang yang berbuat cabul (sumbang)'
"sepesan anak beranak, anaknya beranak (menggigit) pula"
Arti: cepat sekali berkembang biak (bertambah banyak)'
"tabuhan meminang anak labah-labah"
Arti: tidak seimbang (tentang perjodohan)
"tak ada beras yang akan ditanak"
Arti: tidak ada kelebihan yang pantas dikemukakan
"tali putus keluan putus"
Arti: anak muda (gadis) yang telah bebas berbuat sekehendak hatinya setelah orang yang menjaganya (orang tuanya) meninggal