🪷 Bijaksana

Puisi Indonesia

5504 puisi dari penyair Indonesia.

MEMBENCI GETIR
Oleh Kusuma Ahmad Harianto
Tersuguh lagi pahit itu pagi ini Kopi hitam tak bergula di meja kerja Setelah tes manis yang kemarin kuteguk tak bersisa Kuharap saat ini sama Namun mungkin si Ibu penjaga nafas ini telah lupa
MASA LALU
Oleh Gunk Angga
Wahai kau yang jauh disana, Disini di tempat ini aku selalu menunggumu, Mengingat tentang nostalgia saat bersamamu, Akan kah kau ingat dengan kenangan itu? Kita pernah bertemu, berjanji untuk be
SOSOKMU
Oleh M Naufal Fikrianyah
Kaki hujan mengetuk kaca jendela.. Nafas awan memeluk tubuh dan jiwa.. Dari jauh pandangmu nampak dalam benakku.. Kau seperti pohon yang gagah menolak hembusan angin ribu.. Sesaat mata langit
DENGARLAH SUARA HATIKU
Oleh Ront de Anna
Wahai cinta hati ku Andai kau tahu betapa sayang ku hanya lah untukmu Andainya kau tahu betapa aku ingin hidup bersamamu Dan seandainya kau sedari hidup dan mati ku cuma untuk mu Pasti kau ins
SELIMUT TAKDIR
Oleh Isni Nurjanah
Detik waktu.. Menyadarkanku Betapa aku mencintaimu.. Tak perlu kau tahu Biarkan aku bersembunyi Dibalik selimut takdir ini Yang tak akan pernah rela Jika kita bersama.. Maafkan diriku
KHAYALAN
Oleh Firda F. Febrianti
Dinginnya malam merasuk ke tulang.. Mata yang sudah terpejam, kembali terbuka.. Tapi yang ku ingat hanya bayang dirimu.. Ku tengok kepala ke kanan dan kiri.. Mata menatap kesatu titik.. M
KETIKA, KETIKA, KETIKA
Oleh Rachmadiar Perdana
Ketika satu pohon tercabut dari bumi Akan tersisa satu lubang kekosongan Satu persatu pohon tercabut Lubang-lubang itu tambah banyak, tambah banyak Perlahan-lahan pohon itu pun habis Tapi lu
BERIKAN AKU CAHAYA
Oleh chavia
Tuhan Kicauan burung tak lagi terdengar di pagi hari Mataharipun tak memancarkan sinarnya Bahkan pepohonan tak berdiri tegar lagi Seakan dunia telah mati Tuhan Aku selalu menahan tangis
MELACUR SENJA
Oleh Sindy R. Asta S.
Di tepi hatiku yang terkikis Di antara luka yang selalu mengiris Dan mata yang selalu mengalir tangis Pada senja lah, aku mengemis….. Senja, batas antara siang dan malam Batas antara fana da
HEMBUSAN NAFAS TERAKHIR SANG SYAHID
Oleh Muh. Nur Alamsyah
Buih yang menghampar di lautan Seakan menggigit hati sang insan Mereka tak bersuara tak berisik Menyaksikan panorama itu ku terpukul Kegigihan dan semangat ini tak kan runtuh Tuk menghadapi
ALAM DI LEMBAH SEMESTA
Oleh Ayumi
Angin dingin kelam berderik Kabut putih menghapus mentari Tegak cahayanya menusuk citra Pahatan gunung memecah langit Berselimut awan beralas zambrud Tinggi dan tajam Sejak waktu tidak
OPAT TAUN
Oleh Ustadz Awa Motivator Cinta (Ustadz AMC) Opat taun ngantunkeun saliraopat taun ngabantun kacinta tos nyaba ka sagala arahteu janten duriat mengkoltetep nyangreud Opat lebaran kaasih dina ma
AKU TAHU TEMPAT ITU
Oleh Kevin Fajar
Anak, sebagai pemimpin masa depan Ayah, berjasa untuk anaknya Ibu, selalu mendukung kebaikan anaknya Dan Tuhan, meluruskan jalan yang miring Aku tahu tempat itu Tempat kasih dan sayang berku
BADUT
Oleh Ade Burahmi
Ini bukan wajahku Jika aku tidak bisa membuatmu tersenyum Nona Banyak harapan dan mimpi saat kau tersenyum Tapi sayang, senyum itu kau buang demi bayang yang tidak dapat kau peluk Tersenyumlah
BAIT-BAIT FAJAR
Oleh Rifal Kurnaini
Bahasa malam berlalu Meninggalkan dialog klasik sebuah mimpi Tapi kenapa selalu saja tentangmu Hingga aku rindu lagi Senyummu melengkung di balik sisa bintang Menyambut cahaya pertama hari i