🪷 Bijaksana

MEMBENCI GETIR

Oleh Kusuma Ahmad Harianto

Tersuguh lagi pahit itu pagi ini Kopi hitam tak bergula di meja kerja Setelah tes manis yang kemarin kuteguk tak bersisa Kuharap saat ini sama Namun mungkin si Ibu penjaga nafas ini telah lupa Bubuhkan gula kepadanya Getir luar biasa Setelah manis itu kunanti datangnya Yah, mungkin ini pesan darinya Agar aku kian dewasa Enggan namun mencoba terbiasa Kini kuteguk semua tak bersisa Sembari ku melanjutkan segala kerja