🪷 Bijaksana

KHAYALAN

Oleh Firda F. Febrianti

Dinginnya malam merasuk ke tulang.. Mata yang sudah terpejam, kembali terbuka.. Tapi yang ku ingat hanya bayang dirimu.. Ku tengok kepala ke kanan dan kiri.. Mata menatap kesatu titik.. Mengingat salah satu bagian hidupku, dimana dia? Dimana aku menyimpannya? Oh ponselku.. Setelah sekian menit aku menatap kosong, Terbangun dari lamunan.. Akhirnya aku mengingat sesuatu, Bahwa sebenarnya aku belum punya ponsel..