🪷 Bijaksana

Puisi Indonesia

5504 puisi dari penyair Indonesia.

KAULAH PAHLAWANKU
Oleh Kunthi Dyah Palupi
Matahari belum sepenuhnya menampakkan diri Seorang bayi keluar dari alam kandungan menuju alam dunia Dari situlah kita memulai Andai tiada dia Aku tak tahu apakah aku bisa menikmati masa-ma
NIKMAT-MU
Oleh Arde Yolanda
Ya Allah Sembah sujudku hanya kepada-MU . . . Dalam kerasnya hidup dibumi initanpa Rahmat-MU aku tidak akan sanggup menjalaninya . . . Engkau selalu memberikanku Embun kesejukanselalu membasahik
KEPINGAN MASA LALU
Oleh Lala
Fernanda Setiap malam menjelang tidurku Aku selalu memikirkanmu Berbagai pertanyaan berkecamuk dari hatiku Pikiranku tepenuhi bayangan-bayangan masa lalu Sedang apa kau disana? Adaka
PARADISE
Oleh Enni Ratna
Bumiku tengah menangis Suaranya parau terdengar mengiris Pilu kalbuku menatap tanahku Bersimbah darah jasad kakuLihatlah.. Manusia macam apa mereka Bergumul dengan perdebatan Lalu meletusl
EDELWEISS DAN KECAMBAH
Oleh Itsbaatunnazzri A
Aku tahu Engkau tak sewangi sedap malam Tak seelok mawar Tak seindah tulip Dan tak semekar lotus Namun Tak ada bunga semanja dirimu Seabadi dirimu Engkau adalah simbol keabadian
BERSAMA HEMBUSAN ANGIN
Oleh Fitri Noviananda
Bersama hembusan angin dan udara alam semesta Dan daun-daun berguguran Bersama sehalus dan sebening awan dilangit Bersama bayang-bayang semu Merasakan indah dan sunyi yang kurasakan Kumemand
PENGHIAS MEMORI
Oleh Nisa Nurul Asror
Tak ada alasan bagi angin untuk muncul Karena ia muncul dengan sendirinya Dan memberikan kesejukan Tak ada alasan bagi pelangi untuk muncul Karena ia datang dengan sendirinya Setelah mendung
SILENT
Oleh Taryez Aruwella
Sadness bring my tear slowly dropped At the night feel so cool I'm stay in sorrow my lips closed and keep silent Missing you in long distance Just silent always without you around me..... waiting some
SEBUAH PEMBERIAN
Oleh Julita Prisiony Maulana Siregar
Teringat akan pintaku dulu Aku meminta kepada-Mu Untuk menghadirkan seseorang Seseorang yang mampu menopang kesedihanku Menguatkanku Menjadi pendengar ceritaku Penyeka air mataku Di s
OH TUHAN... DI MANAKAH ITU?
Oleh Visa Virdaus
Jantung Aku bertanya padamu Lelahkah kau menyirami kulitku Dengan darah darah yang biasa ku lihat keluar? Hati Masih kuatkah kau melakukan tugasmu Penawar racun di ragaku. Rasa ras
KEPADA HATI
Oleh Yayus Pramest Kosala
Kepada hati yang telah patah Aku selalu percaya segala yang rusak bisa diperbaiki Tapi membuatmu utuh lagi itu rumit Kepada hati yang hancur Aku berputus asa mencari penggantimu Tapi untuk a
HUJANKU
Oleh Rilla Rifatul Hikmah
Gemuruh awan memberi pertanda. Kilapan petir menemani hari. Gemercik hujan, rintikan air. Gaduh menggaduh hujan turun. Langit, langit nan gelap. Berdiam ku sendiri. Disudut jendela kama
SEPERTI MERPATI
Oleh Kurnia Hidayati
Terbanglah…. Terbanglah merpatiku Menembus mega menyongsong fajar Kutitipkan sekeping rindu kepadamu Bisikkan bersama hembusan angin Pada hujan yang kini kian terasa dingin Jika malam sema
PESAN UNTUK SAHABAT
Oleh Renny Indriany Ariya Putri
Kamu selalu menuntutku untuk perhatian denganmu Kamu selalu menuntutku untuk selalu ada buatmu Kamu selalu menuntutku untuk mengertimu Dan kamu selalu menuntutku untuk menghiburmu jika kamu sedi
GELOMBANG CINTA
Mangku Langit Jingga Sejenak ku menatap hidup Sementara ku pikirkan Apa tujuan hidupku Akan tetapi mengenalmu Menjadi warna baru bagiku Mengapa getaran cinta Mulai terasa ketika me