🪷 Bijaksana

Puisi Indonesia

5504 puisi dari penyair Indonesia.

RASA YANG TERPENDAM
Oleh Muhammad Ihwan Setiahadi
Selalu langit yang sama persis dan selalu dengan hati yang sama hanya satu yang berbeda adalah karena aku tak disini, Aku fikir... aku sudah membiarkan mu pergi tanpa sesuatu yang tertinggal
KETIDAKPASTIAN ITU PASTI
Oleh Ridha Bahrul Ulum
Keinginan memang terkadang berbeda Dengan kenyataan yang sudah ada Langkah terbaikku adalah menerima Mungkin saja Dia sudah punya rencana Yang tidak kuketahui apa jalan ceritanya Tugasku
I LOVE BUNDA
Puisi Ekha
bunda..... tiada hari tampa kasih sayang darimu tiada hari tampa kelembutanmu tiada hari tampa cintamu bunda aku hanyalah anak yang tidak bisa berbuat apa-apa ketika kamu sedangsedih bu
SENJAKU YANG HILANG
Oleh Indri Nuraeni
Ketika sorot mata teduh nan tajam Membuat rona-rona di pipiku bermekaran bak bunga sakura Ketika tawa yang menggema membuat seulas senyum mengembang Sungguh aku bahagia hanya karna tentangmu..
TIADA AKHIR
Oleh Semut Ireng
Menaburkan rasa adalah impian Hingga tiada batas kau dan aku di dalamnya Berjalanlah mesin dunia... Melangkah lah waktu diatasnya Taburkan sayangmu di ladang hati Biar tumbuh menghijau...
UCAPKANLAH
Oleh Azwan
Mimik wajahmu bagai buku Sangat mudah dibaca Terlihat jelas apa yang berkelana Dalam pikiranmu dan perasaanmu Kenapa tak terus terang saja Tanpa sulit memendam rasa Tanpa beban yang har
SABDA RINDU
Oleh Leonardo Masus Turnip
Rinduku tak tertahan lagi Menantikan kehadiranmu Rinduku selalu merintih Memanggil-manggil nama mu Rinduku begitu kuat Tak terbendung Semakin kuat Semakin tak terbendung Semakin
KILAU SANG BIDADARI
Oleh Muhammad Bagus Zakaria
Kau selalu membohongiku Hingga ku merasa dalam kebodohan Kau selalu berkata bahwa kau selalu baik baik saja Walaupun kau terluka Ibu kaulah sang bidadari Yang tak letih mendidikku Meskipun
MAGRHIB
Oleh Fahry D'Freeman
Memantapkan jejak langkah menyambut sore dengan berkah tak berkhayal namun hendak bersedekah seakan hari esok tidak pernah ada susah. Manusia berjalan, berkendara, dan berangan menuju arakan
DIAM MENGHANCUR DIRI
Oleh Liez Arians
Saat kidung masa lalu memanggil Haruskah kuterpaut mundur menghampiri Sebab jejak kenyataan yang terkoyak Takdir diri enggan menaungi Hati yang usang musim gersang Di belakang pun gelap m
12 FEBRUARI 2015 (KU MERINDUKANMU)
Oleh Intan Septi Wulandari
Ku arahkan langkahku Kedalam syair-syair syahdu Diantarkan doamu Ku sambungkan urat nadi yang Menunjukkan  percepatan aliran darahku Saat ku tatap wajahmu Ku putar saraf-saraf masa lalu
LELAH LETIH CAPEK DENGAN SEMUA INI
Oleh Masita Arianti
Begitu perih kurasa... Saat ku tahu siapa kau sebenarnya Sungguh teganya dirimu Kau telah menduakanku Kurang apakah diriku ini Hinga kau duakan aku Semua yang engkau inginkan Selalu k
CINTA SEPARUH NYAWA
Oleh Glenn Peter L' pessy
Disini, Aku masih tegak menyongsong sang fajar Disini, aku masih berdiri menghadap hari Dengan satu hati, satu jiwa Aku harap kau juga berlaku sama untuk sang fajar dan rembang hari Denga
MENGERTI SENDIRI
Oleh Reynaldi Akbar
Jauh semakin terasa luka Luka yang berselimutkan lara Ego yang semakin membakar jiwa Dia mulai lupakan segalanya Dan tak terima dengan semua yang ada Karenanya ku jadi merenung Lalu ia sen
PERNAH MERASA
Oleh Riscky.V.F
Aku pernah merasakan rasa ini Rasa yang sebelumnya menyakitiku Rasa yang dulu membuatku hancurnamun rasa yg juga membuatku bahagia…Aku pernah membenci rasa itu Karna rasa itu selalu mengahancurk