TOLONG AKU!
Oleh Ilham Setiawan
Yang kurasa tak begitu kentara
Sedikit bisu namun mencekat hati
Menggelitik melewati senyuman yang kurasa tak akan membias
Kulihat alam jagatku bernyanyi pelan
Dengan hembusan angin subuh yang dingin
Aku bagaikan embun yang tergolek lemas di ujung daun
Hampir fatal jika aku jatuh terhuyung ke bumi
Kudapati sedikit warna mega memuncah
Semburatnya tergambar dari ujung timur sana
Kusadari tak lama lagi sejuku akan terkikis
Berganti keringat menuju oase yang nyata
Aku di tikam pilu
Oleh sepasang mata pisau yang tajam
Ketakutan menyergap fikiranku
Tak kudapati jalan menuju senja
Yang membawa kedamaian bersama rumput hijau tosca di pinggir danau sana
Aku kaku...
Geraku semakin terbatas
Ronggaku nafasku berirama parau dan sesak
Aku harus segera berdamai dengan waktu
Tapi waktu tak lantas menjawab
Detik-detiknya mengajaku bercengkrama dengan maut
Kini kurasa kakiku melayang
Tak ada jejak dan tapak tilas kehidupan
(Celotehku pada malaikat)
Apakah ini keinginanku?
Namun aku semakin jauh melayang
Punggung itu tak peduli terhadap jiwaku
Terpejam dengan serdadu fantasi
Mengundi apakah ada kedamaian atau kehancuran disana?
Aku tak tau
Seseorang tolong aku!