🪷 Bijaksana

TOLONG AKU!

Oleh Ilham Setiawan

Yang kurasa tak begitu kentara Sedikit bisu namun mencekat hati Menggelitik melewati senyuman yang kurasa tak akan membias Kulihat alam jagatku bernyanyi pelan Dengan hembusan angin subuh yang dingin Aku bagaikan embun yang tergolek lemas di ujung daun Hampir fatal jika aku jatuh terhuyung ke bumi Kudapati sedikit warna mega memuncah Semburatnya tergambar dari ujung timur sana Kusadari tak lama lagi sejuku akan terkikis Berganti keringat menuju oase yang nyata Aku di tikam pilu Oleh sepasang mata pisau yang tajam Ketakutan menyergap fikiranku Tak kudapati jalan menuju senja Yang membawa kedamaian bersama rumput hijau tosca di pinggir danau sana Aku kaku... Geraku semakin terbatas Ronggaku nafasku berirama parau dan sesak Aku harus segera berdamai dengan waktu Tapi waktu tak lantas menjawab Detik-detiknya mengajaku bercengkrama dengan maut Kini kurasa kakiku melayang Tak ada jejak dan tapak tilas kehidupan (Celotehku pada malaikat) Apakah ini keinginanku? Namun aku semakin jauh melayang Punggung itu tak peduli terhadap jiwaku Terpejam dengan serdadu fantasi Mengundi apakah ada kedamaian atau kehancuran disana? Aku tak tau Seseorang tolong aku!

Puisi Lainnya

TEMAN SEBANGKU II Oleh Ilham Setiawan PENJAHAT BERDASI Oleh Ilham Setiawan TERCIPTA LUKA Oleh Ilham Setiawan ANCAMAN TUHAN Oleh Ilham Setiawan PUTRI YANG HILANG Oleh Ilham Setiawan