🪷 Bijaksana

MAKIN TERANG BAGI KAMI

Puisi Wijil Tukul

Tempat pertemuan kami sempit bola lampu kecil cahaya sedikit tapi makin terang bagi kami tangerang - solo - jakarta kawan kami Kami satu : buruh kami punya tenaga Tempat pertemuan kami sempit di langit bintang kelap-kelip tapi makin terang bagi kami banyak pemogokan di sanasini Tempat pertemuan kami sempit tapi pikiran ini makin luas makin terang bagi kami kegelapan disibak tukar-pikiran kami satu : buruh kami punya tenaga tempat pertemuan kami sempit tanpa buah cuma kacang dan air putih tapi makin terang bagi kami kesadaran kami tumbuh menyirami kami satu : buruh kami punya tenaga jika kami satu hati kami tahu mesin berhenti sebab kami adalah nyawa yang menggerakkannya Bandung 21 mei 1992

Puisi Lainnya

BUKAN KATA BARU Puisi Wijil Tukul SATU MIMPI SATU BARISAN Puisi Wijil Tukul E D A N Puisi Wijil Tukul SEORANG BURUH MASUK TOKO Puisi Wijil Tukul LEUWIGAJAH Puisi Wijil Tukul