Idiom & Ungkapan Indonesia
2116 idiom dan ungkapan dalam Bahasa Indonesia.
habis dimakan api
Kata dasar: ha.bis
habis dimakan api, ibarat menuang minyak ke api, kecil cabai rawit (lada api), seperti api dengan asap
Kata dasar: a.pi
habis geli oleh gelitik, (habis bisa oleh biasa), hilang geli karena gelitik
Kata dasar: ge.li
habis kapak, berganti beliung, kapak menelan beliung, seperti kapak naik pemidangan (peminangan)
Kata dasar: ka.pak
habis miang karena bergeser
Kata dasar: ber.ge.ser
habis pati, ampas dibuang
Kata dasar: Pa.ti
habis pati, ampas dibuang, hitam, hitam tahi minyak dimakan juga, putih-putih ampas kelapa dibuang
Kata dasar: Am.pas
habis perkara, nasi sudah menjadi bubur
Kata dasar: per.ka.ra
habis perkara, nasi sudah menjadi bubur, kurang-kurang bubur, lebih-lebih sudu (sudu yang lebih), makan bubur panas-panas, nasi sudah menjadi bubur, nasi sudah menjadi bubur
Kata dasar: bu.bur
habis umpan, kerong tak dapat
Kata dasar: ke.rong
habis umpan, kerong tak dapat, kail sebentuk, umpan seekor, sekali putus, sehari berhanyut, mati ikan karena umpan, mati sahaya karena budi, umpan habis, ikan tak kena, umpan seumpan, kail sebentuk
Kata dasar: um.pan
hangat hangat kuku
Kata dasar: ha.ngat
hangat-hangat (suam-suam) kuku
Kata dasar: su.am
hangus tiada berapi, karam tiada berair, karam tidak berair
Kata dasar: ber.a.ir
hanyut dipintasi, lulus diselami, hilang dicari, hilang tak bercari, lulus tak berselami, lalu (lulus) ujung, lalu (lulus) kelindan, lulus jarum, lulus kelindan, lulus tidak berselam, hilang tidak bercari, sudah lulus maka hendak melantai
Kata dasar: lu.lus
harapan tak putus sampai jerat tersentak rantus
Kata dasar: ran.tus
harapan tak putus sampai jerat tersentak rantus, rendah gunung, tinggi harapan
Kata dasar: ha.rap.an
harapkan guruh (guntur) di langit, air di tempayan ditumpahkan, seperti itik mendengar guntur
Kata dasar: gun.tur
harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, orang mati meninggalkan nama, manusia mati meninggalkan nama (harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading), mujur Pak Belang
Kata dasar: be.lang
harimau mengaum takkan menangkap
Kata dasar: meng.a.um
harimau mengaum takkan menangkap, seperti menangkap ikan dalam belanga
Kata dasar: me.nang.kap
harum menghilangkan bau
Kata dasar: meng.hi.lang.kan
harum menghilangkan bau, harum semerbak mengandung mala, lewat dari manis, masam, lewat dari harum, busuk, sebusuk-busuk daging dikincah dimakan juga, seharum-harum tulang dibuang
Kata dasar: ha.rum
harum semerbak mengandung mala
Kata dasar: ma.la
hati (sebagai) baling-baling, hati bagai baling-baling (baling-baling di atas bukit)
Kata dasar: ba.ling
hati gajah sama dilapah, hati kuman (tungau) sama dicecah (dicecap), kuman beri bertali, kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tidak tampak, mencungkil kuman dengan alu
Kata dasar: ku.man
hati yang suka, peringan beban, orang muda selendang dunia, orang kaya suka dimakan
Kata dasar: su.ka
hawa pantang kerendahan, nafsu pantang kekurangan
Kata dasar: Ha.wa
hawa pantang kerendahan, nafsu pantang kekurangan, nafsu nafsi, raja di mata, sultan di hati
Kata dasar: naf.su
hawa pantang kerendahan, nafsu pantang kekurangan, pantang kutu dicukur, pantang manusia dihinakan
Kata dasar: pan.tang