🪷 Bijaksana

Idiom & Ungkapan Indonesia

2116 idiom dan ungkapan dalam Bahasa Indonesia.

ada batang cendawan tumbuh, di mana tembilang terentak, di situlah cendawan tumbuh
Kata dasar: cen.da.wan
ada bau, ada bangkainya, bau busuk tidak berbangkai, geruh tak mencium bau, harum menghilangkan bau, jauh bau bunga, dekat bau tahi, mulut bau madu, pantat bawa sengat
Kata dasar: BAU
ada berair juga rupanya, ayam kebiri meskipun tidak dipupuk, gemuk juga
Kata dasar: ju.ga
ada berair juga rupanya, berair rongkong
Kata dasar: ber.a.ir
ada berair juga rupanya, rupanya seperti hantu
Kata dasar: ru.pa.nya
ada beras, taruh dalam padi, antah berkumpul sama antah, beras bersama beras, diindang ditampi beras, dipilih antah satu-satu, sekutuk beras basah, seperti tikus jatuh di beras, tak ada beras yang akan ditanak, tak beras, antah dikisik, taruh beras dalam padi
Kata dasar: be.ras
ada beras, taruh dalam padi, taruh beras dalam padi
Kata dasar: ta.ruh
ada biduk, serempu pula, ada biduk, serempu pula
Kata dasar: se.rem.pu
ada bunga ada lebah, seperti lebah, mulut membawa madu, pantat membawa sengat
Kata dasar: le.bah
ada gula, ada semut, ada gula, ada semut, mati semut karena gula (manisan), semut dipijak tidak mati, gajah diarung bergelimpangan (semut terpijak tidak mati, alu tertarung patah tiga)
Kata dasar: se.mut
ada hujan ada panas, ada hari boleh balas, ada ubi ada talas, ada budi ada balas, adat dunia balas-membalas, syariat palu-memalu, syariat palu-memalu, hakikat balas-membalas, syariat palu-memalu, pada hakikatnya adalah balas-membalas
Kata dasar: ba.las
ada jarum hendaklah ada benangnya
Kata dasar: hen.dak.lah
ada jarum hendaklah ada benangnya, lulus jarum, lulus kelindan, menjalankan jarum halus, ujung jarum halus kelindan sutra
Kata dasar: ja.rum
ada kepala tidak mematuk, ada buntut tidak melilit
Kata dasar: me.ma.tuk
ada kepala tidak mematuk, ada buntut tidak melilit, dikerkah dia menampar pipi, dibakar dia melilit puntung
Kata dasar: me.li.lit
ada kepala tidak mematuk, ada buntut tidak melilit, siput memuji buntut
Kata dasar: bun.tut
ada nasi di balik kerak, besar periuk besar kerak, kerak nasi membusut jantan, membesarkan kerak nasi, nasi sama ditanak, kerak dimakan seorang, sudah biasa makan kerak, sudah kenyang makan kerak
Kata dasar: ke.rak
ada nyawa (umur), ada rezeki, ada nyawa, ada ikan, nyawa bergantung di ujung kuku, satu nyawa, dua badan
Kata dasar: nya.wa
ada nyawa (umur), ada rezeki, mara jangan dipukat, rezeki jangan ditolak, rezeki elang tak akan dapat (dimakan) oleh musang (burung pipit)
Kata dasar: re.ze.ki
ada nyawa (umur), ada rezeki, umur setahun jagung (darah setampuk pinang)
Kata dasar: u.mur
ada nyawa, ada rezeki
Kata dasar: re.ze.ki
ada nyawa, ada rezeki, ada nyawa, nyawa ikan
Kata dasar: nya.wa
ada nyawa, nyawa ikan
Kata dasar: i.kan
ada padi, segala menjadi, berbuat jahat jangan sekali, terbawa cemar segala ahli, segala senang hati
Kata dasar: se.ga.la
ada perahu mau berenang, ada sampan, hendak berenang, berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, itik berenang di laut (air), mati kehausan, tak usah diajar itik berenang
Kata dasar: be.re.nang
ada perahu mau berenang, bagai kerakap tumbuh di (di atas) batu, hidup enggan mati tak mau, enggan seribu daya, mau sepatah kata, tidak kelih mau tengok
Kata dasar: ma.u
ada rotan, ada duri, kerat rotan, patah arang, tiada rotan, akar pun berguna (jadi)
Kata dasar: ro.tan
ada rupa, ada harga, bagai kambing harga dua kupang
Kata dasar: har.ga
ada rupa, ada harga, bagai rupa orang terkena beragih, baik rupa sepemandangan, baik bunyi sependengaran, indah kabar dari rupa, indah kabar dari rupa, indah kabar dari rupa, rupa boleh diubah, tabiat dibawa mati, rupa harimau, hati tikus
Kata dasar: ru.pa
ada sampan, hendak berenang, dari jung turun ke sampan, sampan ada, pengayuh tidak, sampan rompong, pengayuh sompek
Kata dasar: sam.pan