🪷 Bijaksana

Puisi Indonesia

5504 puisi dari penyair Indonesia.

BUKTI DAN SAKSI KEBERADAAN
Puisi Penyair Tanpa Nama
Kitalah bukti dan saksi pencurian hasil bumi darat dan laut beroramakan penghianatan kayu-kayu tak dibiarkan menetapi tanahnya ikan-ikan merenangi lautan asing Kitalah bukti dan saksi perda
MERAJUT ASA UNTUK GAZA
Oleh Imam Aris Sugianto.
Dentum peperangan mulai kembali menggembur Gaza Zionis Israel mulai beraksi menghancurkan negeri Palestina Rakyat sipil semakin menderita Anak-anak kecil tanpa dosa menjadi korban kebrutalan Zioni
CUKUP AKU
Oleh Agus Wahyusri Tuhan……. Cukup aku yang merasakan Cukup aku yang engkau berikan cobaan Yang seberat ini Yang sesulit ini Jangan engkau berikan lagi Jangan engkau turunkan lagi Kepada kelu
LEMBAH WANGSAKERTI
Oleh Edy Royo
Lembayung Senja dilembah wangsa kerti Ranum ketika matahari menuruni lembah Ke dalam liang cakrawala di ujung barat Saat itu terhampar  leleran sawah nan subur Aku datang kembali keharibaan
BERHARAP KAU KEMBALI
Oleh Ganjar Permana Siddiq
Di bawah hamparan langit yang gelap Aku menatap satu bintang yang paling terang Aku menatapnya dengan penuh harapan Seolah itu kau Yang kini kau telah pergi dari hidupku Saat ku membutuhkanm
KAULAH SAHABATKU
Puisi Hana Citra Putri
Tuhan,,,,, Terimakasih untuk semua yg Tuhan berikan padaku Untuk orang tua saudara dan teman-teman yg sayang padaku Tapi,,, Hanya Kau seorang yg pain ku sayang Sehingga Kaulah sahabat t
CINTAIMU
Oleh Luh Gede Divayani
Aku mencintaimu dengan jiwaku Sayangku memeluk hatimu yang bimbang dalam kerapuhan Aku menciummu dengan cintaku Hanya dengan menatapmu Aku merasa hari ini hari yang sangat indah Aku ingin me
RINDU AKAN DIRIMU
Puisi Meylita Selly
Dimalam nan sunyi ini , kududuk sendiri menatap kelangit ditemani bintang nan rembulan yang seakan ingin mencoba mengobati rinduku dengan sinar-binar nan indah .. Namun , rindu yang men
SYAIR RINDU YANG TAK BERUCAP
Oleh Aden S Hidayat
Kukibaskan helai kertas putih itu Tapi tak banyak angin yang datang Mungkin tak tau arah Entah mana angin itu yang dulu hembusannya Ternanti disanubari bersama desiran ombak Yang tertab
TAPI AKU BISA APA??
Oleh Mia Islamidewi
Terhitung ratusan menit sudah Setelah titik karena dia Sampah kertas tisu berserakan Semua telah habis terasa lembab Terlebih mata ini Tapi aku bisa apa? Pergi saja sebenarnya aku tak kuas
TENTANG AKU
Puisi Maghfira maulida
Hari-hari penuh sepi Dengan hati yang tak pasti Dikala jiwa seakan mati Ditelan masa yang terlewati Lihatlah.... Diriku yang hina ini Penuh cemoohan yang melukai hati Yang tak'kan per
CINTA YANG MENGASIHI
Oleh Dek Yuli
Seuntai perasaan yang tiba-tiba menghampiriku Tak tahu dari mana asalnya berada Seakan-akan menembus hati dengan panah cinta Tanpa meminta ijin pada hatiku ini Dia datang disaat ku tak memi
REMBES
Puisi Diffa Imajid
aku tak tahu atau tersadarkan apakah waktu akan mempertemukanku dengan sebuah kerlingan bercampur senyum, gelak tawa serta isak tangis yang telah lalu. yang jadi lakuanku disini, saat ini, hanya menul
SEMU DALAM MIMPIMU
Oleh Musyaffak
Kala senja kau bermimpi mulailah menguntai sya'ir cium aroma indah berwarna buang bunga-bunga layu yang tak pernah kau siram hembuskan lagu-lagu yang tengah kau cipta Padamkan api yang me
MALAM DENGAN ARTI
Oleh Nurul Hikmatiah
Angin bertiup memebangunkan lamunan bendera berwarna yang ditentukanpun telah dikibarkan bintangpun enggan menegeluarkan cahay diawan bulanpun tak jarang tertutup awan. Angin berseru tangisa