🪷 Bijaksana

Puisi Indonesia

5504 puisi dari penyair Indonesia.

MENCINTA
Oleh Risa Wahyuningrum
Ku hanya bisa memandangmu dari jauh Meski hati ini ingin teriak Tapi mulut tak bisa terucap Begitu hati ini mencinta Melihatmu teangkan jiwa Mengoyak hati ingin menyapa Cinta seakan nafas
YA RABB...
Oleh Wahyudin
Air mata ini terasa kering Saat kutak sanggup meneteskannya Walaupun itu hanya satu tetes Jiwa ini terasa gersang Saat ku merasa jauh darimu ya rabb... Dalam kesendirianku ku berdo'a Ya ra
AYAHKU CALON PENGHUNI SURGA
Oleh Muh. Naufal Fikriansyah
Surya menyingsing tepat di jantung langit.. Masih saja membanting tulang demi anak istri.. Hidup untuk segenggam kertas yang berharga.. Di kehidupan bangsa yang tak lagi demokrasi.. Kini jasan
RUANG PENYESALAN
Oleh Novan Wahyu Primadi
Terpagut kabut dalam setiap nafas yang kuhirup Semakin sesak dijejali asa yang redup Tersirat kenangan indah kita berdua Dengan segala rasa yang pernah kau cipta Dan mengarungi samudra yang mu
AKHIR KISAH INI
Oleh Rahma Putri
Tak pernah ku sangka akan secepat ini Kau pergi tinggalkan sejuta kenangan indah Kenangan indah yang tak akan ku lupakan Kenangan yang akan menjadi sejarah dalam hidupku Sejarah cinta yang tak
TENTANG MAMAH
Oleh Anggi Widya NF
Entah apa yang dia fikirkan Entah apa yang dia rasakan Hari harinya hanya untukku Untuk adik-adikku, untuk keluargaku Dia yang badannya mulai renta Dia yang rambutnya mulai memutih Fisikny
PESAN MALAM
Oleh M Haekal Sholihin
Menunggu gelap Bersama lentera kecil yang redup Entah diakan kuat Atau mati menahannya? Banyak angin tertiup waktu Seakan menggores setiap detik dimalam kelabu Biarkan saja bintang mewa
LUSIVER
Puisi Afron de Schrijver
Aku berselancar di balik daunt alas Dalam longlongan hiruk pikuk kaum adam Salju-salju pertemanan membungkus seribu wajah arjuna Plurarisme persahabatan terinjakkan Oleh satu kata LUSIVER
JANGAN KEMBALI
Oleh Melia Putri
Dear kamu pemilik hati ini.. Jika dengan KEPERGIANKU Membuatmu merasa LEBIH BAIK maka sungguh, aku AKAN pergi.. Tapi, saat nanti kamu sudah MENYADARI Bahwa kepergianku adalah sebuah KEKELIRUAN
BIAR WAKTU YANG MENJAWAB TANYA
Oleh P. Lubis
Seperti pohon mencintai angrek liar Seperti kapas merela dililit sirih Begitu hati kita yang tetap tegar Walau dihakimi salah dalam memilih Bila kau adalah langit dengan awannya Akulah bumi
DI KESUNYIAN MALAM
Oleh Eko Uwais
Dimalam yang sunyi Bulan tak menemani Bintang tak menghampiri Hanya angin yang kutemui Disini aku sendiri Tak seorangpun menemani Dalam gelap nya malam Meratapi hidup yang kelam Aku ma
KISAH YANG USANG
Oleh Maulida Sri Karomah
Saat ku berbalik kebelakang Saat ku menatap masa lalu Kisah-kisah yang pernah ada Kembali terbayang Kisah-kisah usang yang telah terlupakan Tak ada lagi yang mengenang Hanya saja begitu me
KETEGARANKU
Oleh Sri Ani
Situasi.... Akankah kamu selalu membayangiku Akankah kamu selalu mengikutiku Dalam ketidak berdayaanku Dalam keterpurukanku Ya Allah.... Hanya kepadaMU hamba memohon Hanya kepadaMU hamba
KAWAN ATAU LAWAN?
Oleh Azwan
Kau siapa? Kawan atau lawan? Depan semanis madu Belakang sepahit mengkudu Ku jaya kau mendekat Ku jatuh kau jauh cepat Sungguh, ku kira kau pilihan tepat Namun, pilihan cacat Sah
MENJAGA CINTAKU
Oleh Vatoy
Tangisan dari harapandan goresan dari ingatan kini menjelma kembali di lubuk hati. Ya.. ketika pertama kali aku mengagumikepolosan dan kemurnian dari setangkai bunga yang wangi. Dua musim kula