AYAHKU CALON PENGHUNI SURGA
Oleh Muh. Naufal Fikriansyah
Surya menyingsing tepat di jantung langit..
Masih saja membanting tulang demi anak istri..
Hidup untuk segenggam kertas yang berharga..
Di kehidupan bangsa yang tak lagi demokrasi..
Kini jasanya telah terhiraukan..
Ku sedih ketika ia pulang dengan sepeda bututnya..
Malaikat surgaku selalu memberinya kecupan..
Tak lupa jejakku yang di penuhi do'a nya..
Ayah.. Kini kau adalah perisai istana kita..
Tak ada yang bisa mengalahkan kepintaranmu di depan anak asuhmu..
Sebelum kehidupan mengenai kami semua..
Didiklah aku menjadi penerusmu..
Membangun keluarga baru 20 tahun lagi..
Mengukir kisah bersama anak cucumu nanti..
Kau, ibu, dan calon orang tua ke tigaku akan bersujud di tanah suci..
Merajut indahnya sukses di dunia dan didunia-Nya yang abadi..