🪷 Bijaksana

Puisi Indonesia

5504 puisi dari penyair Indonesia.

AKU INGIN
Puisi Intan Noer
Di sini aku mengadu Mengharap sebuah keadilan Terikat suatu janji kehidupan Merantai melilit di seberang hari Menghantarkan  segala kerinduan di jiwa Tak usah kuucapkan semua Ku tak mau
KAU YANG TELAH JAUH DISANA
Oleh : Silvi tak terasa sudah lama kita tak bersuarasa itu masih ada didalam dadarasa yang kita mula saay kita bersamabersama dikota padang tercintanamun waktu berkata bedakita dipisahkan saat ra
KERINDUAN PADA DIA
Oleh : Sofyan Asy-Syahri Tuhan, andai waktu bisa diulang Mungkin aku akan mengerti Apa yang Engkau ajarkan padaku Hanyalah setetes air yang ada di laut Aku tersadarkan oleh teguran-Mu A
KAU MENGHENTIKAN LANGKAHKU
Oleh Niken Khalida Puteri
Aku adalah seseorang yang selalu mencari kedamaian Sebab kedamaian itu dapat membuat hidupku lebih terarah Dan kini langkah kakiku terus menapaki jalan yang terjal bergelombang Karena jalan yang
MUTIARA CINTAKU
Oleh Ato Paskal
Elok rupa bukan pulasan Menatap manja penuh sahaja Parasmu membius nurani Tatapmu pancarkan indah pesona Kau kepakkan hatiku Menuju pesona cintamu Terbangkan rasa meraih kasihmu Membimbi
MENULIS PUISI
Oleh Romince
Diambilnya kertas dan pena Ditulisnya dengan tinta merah Ide yang sudah lama di otak Untuk amanat singkat Bagi aparat dan pejabat Bait pertama selesai Sebanyak lima larik Senyum merekah
PENA-KU TELAH PERGI
Oleh Chintia Rahma
Kau tahu, Kau tahu apa yang sedangku rasakan saat ini Aku ingin menulis kepadamu sang pena Ijinkan aku menulis beberapa kalimat Ijinkan tanganku ini menyentuhmu Ijinkan tanganku ini bermanja
SEBUTIR CINTA TERBESAR
Oleh Helmy Fahtoni
Ini ungkapan atau sejenis perasaankuhendak ku ucapakan saat itunamun kini aku tinggalkan keceriaan itu denga kepedihansakitnya hati tak akan lupa. saatku tersenyum.. Tertawa.....menangis.... den
SEKALI, KITA PERNAH BERSATU
Oleh Fajar Sany
Dulu, kita pernah bersatu Membentangkan sayap, kemudian terbang tinggi ke atas awan... Dulu, kita pernah bersatu Menyebarkan benih-benih cinta... Dulu, kita pernah bersatu Menyuburkan
TINTA, SECARIK KERTAS DAN SEBERKAS CAHAYA
Oleh Muh. Syakir Fadhli
Aku adalah tinta Tulisan yang telah lama tertindih debu-debu Pada usang buku di atas meja tua yang rapuh Dan kau adalah secarik kertas Lembaran yang menunggu lama Di atas papan berpaku
DENGAN MU
Oleh Tauviq Abya Astany
Bila ada lampu kecil bertutup kaca merayap ku jadikan gelapnya langit Aku sungguh berteman untukmu Sampai menikmatinya bersama, tidur dalam galian tanah
AKU SAKIT KARENAMU
Oleh Moh.
Mizan Hidayatullzh Sungguh ku tak sanggup Jika kau terus menjahuiku Sungguh ku tak mampu Jika kau terus menghindari cintaku Ku tak mengerti tentangmu Akupun tak mengerti sikapmu Apaka
PERJUANGAN
Oleh Nathael Sulthan
Sendiri ku gelap malam terpojok di sudut gelap menunggu hadirmu yang menerangiku Sesaatku mencoba melihatmu yang bahagia di luar sana melihat dari sisi gelapku aku hanya bisa mengelua
IBU KAU TEMPAT CURHATKU
Oleh Aulia Urrahmi
IBU.. aku ingin curhat kepadamu. malam tadi hubunganku berakhir dengannyasemua nya terjadi tanpa ada masalahaku tidak tahu harus bagaimanaIBU. hanya denganmu aku bisa mengungkapkansemua isi pera
CINTA MEREDUP KESAH
Oleh Murni Oktarina
Kukecapi tetesan airmata langit Menentang deraiannya berpilu sakit Sakit di hati, terasa amatlah sulit Sulit merangkai perasaan ‘tuk membangkit Adalah ketika airmata ini telah bicara Mengelu