🪷 Bijaksana

TINTA, SECARIK KERTAS DAN SEBERKAS CAHAYA

Oleh Muh. Syakir Fadhli

Aku adalah tinta Tulisan yang telah lama tertindih debu-debu Pada usang buku di atas meja tua yang rapuh Dan kau adalah secarik kertas Lembaran yang menunggu lama Di atas papan berpaku Bersambung lantai kayu Tak ada yang lebih dirindukan selain hadirnya, Dan kini kita yang tertimpa duka Kita hanya menatap jauh pada lampu yang mati Menangisi kepergian cahaya Yang pernah dengan bijak menghangatkan kita.