🪷 Bijaksana

Puisi Indonesia

5504 puisi dari penyair Indonesia.

KENANGAN (BUKAN MANTAN)
Oleh Diski Anam
Aku tak ingin menyebut kamu mantan. Aku lebih suka menyebut kamu kenangan. Kenangan yang tidak ada sedih di dalamnya. Dalam setiap kenang yang dikenang olehku.Sayang? Pantaskah kata itu ku ula
CERITA HIDUP
Oleh Ismail
Dari jalan kami berkarya... Dari jalan kami bercerita... Cerita tentang kerasnya kehidupan Hidup yang penuh liku Seakan menjadi sahabat dalam semu Sahabat yang terus menerus Memaksaku untu
SEPUCUK PESAN
Oleh Rahayu Setyaningsih
Aku hanya punya pesan Hati - hatilah hai perempuan Pria pun punya kesetiaan Namun diatas tingkah laku dan kesucian Jadilah istri yang ramah Agar suamimu tak banyak tingkah Jadilah istri
KU LEPAS MESKI TAK IKHLAS
Oleh Sri Harmini
Fajar merona sedikit jingga Sapamu hangat menjalar sukma pagi ini Membiaskan Rindu yang berpendar bagai embun tersentuh jemari Surya Kusambut hadirmu Cinta... Meniti hari bernuansa illusi maya
CINTAMU YANG KURINDU
Oleh Wahyu Mahwandari
Ingin ku ukir nama mu di samudra Agar jika engkau pergi namamu tlah binasa.... Namun karna cinta ini,, Nama mu bagai terukir dalam batuanyang tak akan pernah hilangnamamu tlah terukir dalam relu
SEUTAS LARA
Oleh Yuni Sulistiawati
Sekebun cinta telah berbunga Seujung kasih telah berbuah Seuntai kata telah terucap Sehingga terjalin seikat rasa Rasa ini membelunggu dalam sanubari Kau sirami cinta ini dengan kasih say
TANGAN TUHAN MENARI
Oleh Tenriana Ridwan
Lentikan pesona terpancar Terbesit anganku pada Nya Teringat 1000 poin dari untaian peristiwa Aku dan Diri Nya Dia Menghadiakanku satu pertama Yang tertumpuk dari tangan-Nya Membuat
SAHABAT, BEBAS!
Oleh Natalino Neparasi
Berjejal aroma tuak yang di terbangkan angin Membuka lorong-lorong kesunyian Mulut yang terbungkam sekejap meletup-letup Membentuk lingkaran dengan bekas segelas aqua sebagai antrian Kemah bar
AKU (PART 2)
Oleh Siti Khodijah
Aku... Ingin meraih sang angkasa... Ingin duduk diatas bulan... Ingin menari bersama bintang... Hanya ilusi sesaat mata terpejam... Bagai laut luas tak berair... Bagai hamparan padang p
PENDIRIAN
Oleh Aslam Yusuf
Aku bukan dia Yang bisa kau peralat Aku bukan dia Yang mampu kau atur Satu kata yang terlontar dalam hati Itu takkan berubah Takkan sirna dalam pikiran Yang bening bagai berkas dipagi hari
KAWAN, KU PANGGIL KAU TEMAN
Oleh Niken Agustina
Kawan…Kupanggil kau teman Kau rangkul aku dengan senyuman Kau dekap aku kala tangisan Kesedihan tak punya lagi ruang Kemaraham kau redamkan Teman…Sinarmu begitu terang Tak padam dalam rema
ARUS KACAU
Oleh N. Arief Aulia Rahmansyah
Mengalirlah Bawa eceng gondok sampai ke hilir Jangan ragu sungaiku Teratai tak akan marah Mengalirlah Batu tak akan menghalangi Terjang angin Mendesah tajam menerobos aliran Mengali
PERIH DI HATI
Oleh Indra Unwakoly
Sia-sia jika hanya cinta-ku Rasapun kamu tak punya Karna cinta-mu Tak ikut dalam kisah ini, Terlalu berharap hinga terluka Pada rindu palsu Pada sayang dibibir Akhirpun semua hanyalah
KEKASIH
Oleh Anggie Kusumadewi
Munajatku tak henti ku sampaikan pada sang illahi. Asa dan harapanku ku letakkan dilangit tinggi. Agar aku sadar bahwa asa itu perlu pengorbanan. Agar aku sadar bahwa harapan itu akan nyata.Keka
MATAMU
Oleh Raza Pahlawan
Matamu layaknya bintang Binar-binarnya indah Namun bila bintang itu tertutup awan malam Bolehkan kupandang matamu Dan melihat binarnya? Bolehkan kau biarkan aku untuk terpesona dengan keinda