🪷 Bijaksana

Puisi Indonesia

5504 puisi dari penyair Indonesia.

BUNGA KEBANGGAAN
Oleh I Putu Supartika
Engkau taburkan benih suburdan bawakan segenggam kehidupan pada kamihasil berjuangmu dulusaat api derita masih berkobar menjilat-jilat di malam gelapsaat tubuh-tubuh kecil merekadipukul cambuk dan mem
AKU DAN DUNIAKU
Oleh Mohamad Fajar Ramadan
Mata adalah kamera Yang menyisipkan cerita kedalam kenangan Tapi siapa tau angin hanya bisa melayang Terbang kesini kemari tanpa membawa kenangan Diriku semakin terpaku ke dalam bumi Setelah
GUGATAN
Oleh Kevin Fajar
Bukankah dirimu yang sangat serakah? Padahal keadaan membuatmu buntu Seribu satu kata dituturkan Tapi tetap saja hatimu angkuh Kunci menutup kayu berukir Tanpa seni kau berpetualang Sebuah
PERMINTAANKU
Oleh Jhon Rocky Sitorus.P
Hati ini telah sangat bersalah Karena telah mendusta cinta kita Yang telah berlangsung cerah Kini menjadi gelap gulita Bumi seakantelah tiada Matahari tak seperti bersinar Bunga bunga layu
SESAAT YANG LALU
Oleh Yanwar Arif Triawan
Sesaat jiwa ini bergejolak terlalu kencang Nyanyian-nyanyian manja memaksa terus berharap tanpa asa Menari lepas Tertawa semangat Bahkan ada satu masa terasa sangat sempurna Itukah namany
MELANGKAH BERSAMAMU
Oleh Anna Rossdiana
Malaikatku.. beribu-ribu malam telah kita lewatigersangnya terik telah terbiasa dalam langkah kita. dinginnya malam juga derasnya hujan telah menjadi sahabat perjalanan kita Keringat ini berceri
TENTANG RASA YANG TAK BISA DI JELASKAN
Oleh Yuditya Kenkyusha Ia menyembul ke hatiku
Bak fajar yang menghangatkan Gradual memeluk hatiku Memberi rasa yang tak dijelaskan Ia hiasi hatiku Laksana pendar pelangi yang memesona Merenggut hatiku, mengalihkan duniaku Berhasil men
BERI AKU CINTA SEWAJARNYA..
Oleh Iis Wiryamedja
Aku...... Terpuruk dikegelapan kehidupan dunia Terperangkap oleh cinta yang tiada berlogika Dan aku tak tau arah untuk beranjak dari kejamnya siksa penjara luka Mengapa Tuhan.... Kau anug
RADEN AJENG KARTINI
Oleh Imam Aris Sugianto
Perempuan bersahaja nan tulus Berjuang melawan penjajah Pendidikan perempuan diperjelas Meningkatkan pendidikan perempuan Indonesia yang terjajah Ibu kita kartini Namamu harum di negeri ini
MATI IKRAR
Oleh Muhammad Ridwan Na'im
Pecah karang itu, sayang! Lebur! diganyang gelombang Tiada bakau kokoh berdiri Dihempas ombak berhari-hari Tiada acuh pula dikau Meski sekarat waktu lampau Kau biarkan mati di tengah
BIARKAN HATIKU BICARA
Puisi Ali Mustofa
Jika aku adalah mimpi bagimu Mungkinkah aku adalah mimpi buruk bagimu Munkin cinta yang pernah aku anggap indah Bagimu adalah sebuah dongeng yang tak harus kamu mengerti Sedikit aku ungkap
KETENANGAN JIWA
Puisi Rangga Aditiya/ Sqa Pagi yang indah kujelang kembali Menghempaskan mimpi meraih bergantinya hari Di ufuk timur tersirat cahaya kedamaian Membangkitkan semangat menghangatkan perasaan
APALAH ARTI HADIRMU DI SISIKU
Oleh Navis Cahyo L
Tak kau berkorban untukku Jika Aku ini kau anggap beban... Jangan kau katakan sayang namun sulit kau lakukan.. Aku iklas.. Menahan perih Yang kian tertahan saat luka Kau goreskan di atas cinta
LANGIT PUTIH
Puisi Wenny Widyastuti
Lihatlah langit di atas sana, sayang Awan masih menaungi dunia Mega masih menutup biru di atas sana Putih-putih masih berarak pelan, mengiringi kita Lihatlah, sayang Mentari masih ber
GOSONG DIRI
Oleh Muhammad Sidik
Bunga kamboja mulai merindu Semilir angin beku mendinginkan tubuhku Pikiran jauh berpisah dari raga sang empu'nyah Tongkah suara suara bergelayut 'ayo ikut diriku sudah'. Punah h