AKU DAN DUNIAKU
Oleh Mohamad Fajar Ramadan
Mata adalah kamera
Yang menyisipkan cerita kedalam kenangan
Tapi siapa tau angin hanya bisa melayang
Terbang kesini kemari tanpa membawa kenangan
Diriku semakin terpaku ke dalam bumi
Setelah jeritan,siksaan
dan kematian ituyang sering terbayang saat memejamkan mata
Bila saja jeritan itu adalah aku
Mungkin tak selembar pun rambut yang aku persembahkan
Kepada cahaya yang sering tertukar dengan kegelapan
Tapi mataku tak meleset menatap
Engkau adalah sendiri yang kesepian
Dan mengamuk dalam kesepian
Kau tumpah kan karma terhadap kami
Kau angin,lautan,air,daratan,gunung,langit
jagadraya Yang seakan akan menyiksa kami
Kami disini seperti korban nazi saat itu
Tapi siapa sangka orang akan menolong
Aku ini kan hanya binatang tersisihkan dari umatnya
Aku hanya menunggu setiap detiknya melewatiku
Dan aku percaya aku adalah dunia
Aku menunggu perutaran waktu berbalik arah dalam hidup