🪷 Bijaksana

AKU DAN DUNIAKU

Oleh Mohamad Fajar Ramadan

Mata adalah kamera Yang menyisipkan cerita kedalam kenangan Tapi siapa tau angin hanya bisa melayang Terbang kesini kemari tanpa membawa kenangan Diriku semakin terpaku ke dalam bumi Setelah jeritan,siksaan dan kematian ituyang sering terbayang saat memejamkan mata Bila saja jeritan itu adalah aku Mungkin tak selembar pun rambut yang aku persembahkan Kepada cahaya yang sering tertukar dengan kegelapan Tapi mataku tak meleset menatap Engkau adalah sendiri yang kesepian Dan mengamuk dalam kesepian Kau tumpah kan karma terhadap kami Kau angin,lautan,air,daratan,gunung,langit jagadraya Yang seakan akan menyiksa kami Kami disini seperti korban nazi saat itu Tapi siapa sangka orang akan menolong Aku ini kan hanya binatang tersisihkan dari umatnya Aku hanya menunggu setiap detiknya melewatiku Dan aku percaya aku adalah dunia Aku menunggu perutaran waktu berbalik arah dalam hidup