🪷 Bijaksana

PERJALANAN SUCI

Oleh Readi Afandi

Perjalan suci;Disana terukir jejak yang keras, yang batu, yang bisu Jari-jari kakiku-kakimu melekat diantara kerikil suci tak berbau Aku rasakan diantaranya deras mengalir keringat perjalananku Aku hidup di alam bebas;Menitih perjalanan menghapus jalan pulang Dimana arahku yang sebenarya ? Dimana langkahku akan kutitipkan ? Fikiran menata rapi pohon-pohon disamping perjalanan Mata juga penerangku Pendengaran juga langkahku Serentak melangkah seperti ada tangis hati yang rindu Aku sampai dimana? Aku akan sampai dimana? Lutut yang dulunya tegar melangkah Kaki yang dulu putih bersih Mata yang mampu melihat kotoran semut merah Tangan yang butuh kekuatan tongkat pak tua Kini semuanya berbalik arah;Semuanya termutilasi Langkahku mengecil tak seperti langkah yang dulu Kakiku basah dengan air liur oh keringatku Mata buta tak melihat lagi panurama anak muda Tangan tak mampu meraba yang didepan, yang tak dikasih Tuhan. Aku hidup dalam perjalanan Aku mati tenggelam kesucian Aku bangkit lagi tanpamu yang tak lagi suci. 30 April 2013; 9:15

Puisi Lainnya

PEREMPUAN BERSELENDANG HARAPAN Oleh Readi Afandi IBU YANG TERLELAP Oleh Readi Afandi HARI YANG DINGIN Oleh Readi Afandi SEMBILAN HARI KAU MENCINTAIKU Oleh Readi Afandi WANITA PESANTREN Oleh Readi Afandi