JANGAN PERNAH HIRAU
Oleh Bambang Sukmadji
Jangan kau hirau
belalang liar, serta ganasnya musim menerjang sawah kita..
kerontang sawah menyisakan retak dan hitam tetumbuhan ...
tak ada hilir mudik angin sejuk dari kaki bukit...
jeramipun selalu mengintip dari balik duka lara kita..
kita hanya manusia yang terhempas dalam perguliran musimkala angin pagi cukup menghidangkan seduhan teh hangatdijemput angin senja bermata juling dan berkuku tajam
Satukan kita dalam do’a ke Dia yang di sana..
dibalik cakrawala dan guratan langit putih bersihkarena hanya dia, yang mampu mnyejuk tenggorokan kitadalam linangan air mata Dia terasa dekat.
sigapkan langkah kita, kasihku..
aku hanya manusia berlengan tak kokoh
bermata nanar dalam hempasan ganasnya alam...
Mari kita benahi barisan kuning padi
meski buaian angin kemarau siap mengelupas kulit kitameski batang padi telah menjerit pilunamun kita selalu dalam doa(Semarang, 16 Agustus 2012)Penulis: Bambang Sukmadji , Guru MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak JATENG