BERHENTI DI TITIK
Oleh Mia Islamidewi
Kita bertemu disebuah buku
Tertulis rapi berukuran sedang
Paragraf demi paragraf
Hingga akhirnya sang pejuang dipertemukan
Bersama yang pantas diperjuangkan
Kamu tokoh utamaku
Berlaga diatas kertas sangat hebatnya
Melampaui batasan akal
Kamu sang pejuang
Si penulis handal mulai merangkai lagi
Mulai bermain kata-kata menjadi kalimat
Bercerita panjanglah si penulis
Sang pejuang bersama puteri, bahagia
Sang pejuang tak hanya melampau batas sendiri
Tak hanya berkelana berteman elang
Puteri kini tak hanya berteman kuda
Tak hanya berdansa seorang diri
Puluhan, kemudian ratusan halaman lalu ribuan kalimat dan jutaan kata
Segalanya, telah terlampaui
Semua pembaca tahu ini akan jadi cerita berujung bahagia
Bahkan sang penulis...
Di halaman ke empat ratus empat puluh tiga
Si penulis buntu, tak beride tak ada inspirasi
Sang pejuang dan si puteri terangnya meredup
Tulisan mulai tak berarah, semua pecah
Jadilah empat ratus empat puluh tiga halaman terakhir
Satu halaman berbaris empat belasdan satu kata sebelum titik, terimakasih