ANGIN PEMBAWA BADAI
Oleh Mia Islamidewi
Matahari sepertinya tak seterang dulu
Dan bulan sepertinya selalu tertutupi awan
Ataukah si bintang yang tak meneranginya lagi?
Derai angin buatan alat mengiringi duka ku
Sirna sudah cerita mimpi malam ituterbang begitu jauh beriring bersama debu
Menyapu segala kisah cerita tanpa judul
Angin dengan bahagianya menyapu segalanya
Membawa bersama awan hitam menutupi bintang
Menghadang menerangi bulan
Kemudian reduplah malamku
Angin juga dengan sumringahnya menyeret awan berbadai
Tak cukup hujan ternyata
Badai yang menggoyahkan benderang teriknya matahari
Hingga matahari kemudian jenuh
Sang bulan pun tampaknya beranjak pergi karena redup
Tapi tidak, mereka hanya menunggu
Beristirahat menunggu sang angin letih
Benar saja.