🪷 Bijaksana

ANGIN PEMBAWA BADAI

Oleh Mia Islamidewi

Matahari sepertinya tak seterang dulu Dan bulan sepertinya selalu tertutupi awan Ataukah si bintang yang tak meneranginya lagi? Derai angin buatan alat mengiringi duka ku Sirna sudah cerita mimpi malam ituterbang begitu jauh beriring bersama debu Menyapu segala kisah cerita tanpa judul Angin dengan bahagianya menyapu segalanya Membawa bersama awan hitam menutupi bintang Menghadang menerangi bulan Kemudian reduplah malamku Angin juga dengan sumringahnya menyeret awan berbadai Tak cukup hujan ternyata Badai yang menggoyahkan benderang teriknya matahari Hingga matahari kemudian jenuh Sang bulan pun tampaknya beranjak pergi karena redup Tapi tidak, mereka hanya menunggu Beristirahat menunggu sang angin letih Benar saja.

Puisi Lainnya

BERHENTI DI TITIK Oleh Mia Islamidewi TAPI AKU BISA APA?? Oleh Mia Islamidewi