🪷 Bijaksana

ASALAMUALLAIKUM TULANG RUSUK KU

Oleh Frizda Eza Pahlevi

Ketika takdir menetapkan laki-laki dan perempuan untuk bersanding.. Tak ada yang dpat mengelak darinya.. Setiap insan pasti punyai rasa ingin memiliki.. Tak terpungkiri juga dengan diri ini. Begitu banyak ciptaannya yang begitu menawan.. Begitu Anggun dan begitu rupawan. Dari yang cantik, Manis, imut, bahkan sampai yang Sexy. Dari yang berkerudung, berponi, berwarna rambutnya hingga yang berkuncir. Rasanya tertegun melihat semua keindahan yang selalu tampak di depan mata. Terkesima dengan indahnya ciptaannya yang tergaris sempurna di bumi. Subhan Allah begitu besar kuasa Mu.. Hingga Aku tak mampu berkedip ketika melihat hawa yang kau ciptakaan tampak nyata. Rasanya aku sering tak percaya dengan keajaiban ini. Tapi aku juga percaya bahwa semua akan memiliki pasangan dengan seadil-adilnya. Kau telah janjikan bila yang baik akan bersanding dengan yang baik. Bagaimana dengan Aku..? Ijinkan aku sapa calon bidadari dunia dan Akherat ku dengan Salam. ASALAMUALLAIKUM yaa calon ibu dari anak ku kelak. ASALAMUALLAIKUM yaa tulang rusuk ku. ASALAMUALLAIKUM yaa hawa ku. Semoga engkau senantiasa dalam lindungannya juga kasihnya. Aku tak berharap banyak dari mu yaa Calon makmum ku. Karna aku pun sadar betul aku bukan orang baik. Aku bukan yang sempurna.. Tapi jika kau ijinkan yaa Calon makmum ku. Biarkan aku belajar baik dahulu sebelum kau di pertemukan dengan ku. Agar aku bisa membimbing mu dengan jalan yang benar. Agar aku bisa janjikan bukan hanya kebahagiaan Dunia saja. Agar aku bisa lengkapi pula kebahagian dunia dan Akherat mu. Agar aku bisa berdiri dengan tenang ketika satu saaf di depan mu. Agar aku menjadi calon Ayah yang baik buat anak mu kelak. Agar Ayah mu tenang melepas mu untuk ku. Agar Allah meridohi jalan kita. Agar aku bisa menjadi kepala rumah tangga yang baik, jujur dan beragama. Jika waktu telah berpihak jangan cari aku yaa Tulang rusuk ku. Biarkanlah aku yang berusaha mencari mu.. Berjuang menemukan mu. Karna kau adalah untuk di perjuangkan bukan kau yang berjuang. Jika memang belum saatnya, biarkanlah doa ku yang sampaikan lewat hatimu. Biarkan waktu dan jalan Allah yang mempertemukan. Jika Allah ijinkan rasanya aku ingin melihat betapa cantiknya dan menawannya dirimu.. Hadirkan lah ya Allah dalam mimpi ku walau sebentar. Agar aku benar-benar yakin bisa menjadi imam yang baik dunia dan akheratnya. Ya Allah. Tetapkanlah hati ini pada satu pilihan mu. Jangan biarkan hati ini mencoba berpaling dari pilihanmu. Jangan biarkan mata ini untuk melihat yang lain dari pilihan mu. Jangan biarkan telinga ini untuk mendengar cerita tentang wanita yang lain selain dari Mu.. Jangan biarkan mulut ini bercerita tentang wanita lain selain dari mu. Tetapkanlah hati dan jiwa ku untuk tetap menanti satu pilihan dan jawaban dari Mu ya Allah. Aku akan tetap berusaha menunggu. Aku akan tetap berusaha ikhtiar.. Aku akan tetap berusaha ikhlas. Sampai kau pertemukan aku dengan Hawa pilihan Mu ya Tuhan ku. Aku yakin semua akan indah. Semua akan berujung.. Ya Hawa ku ini pesan ku.. Jadilah wanita yang punya tonggak Agama. Jadilah wanita yang punya bekal Agama. Jadilah wanita yang selalu menutup dirinya untuk dunia. Jadilah wanita seperti ibu mu. Jadillah wanita yang takut ketika meninggalkan kewajiban mu. Aku tunggu diri mu yaa Tulang rusuk ku. Aku nantikan diri mu yaa Tulang rusuk ku. Asalamuallaikum untuk mu wahai Tulang rusuk ku yang masih dirahasikan Allah.

Puisi Lainnya

SURAT UNTUK HAWA Oleh Frizda Eza Pahlevi SENJA MU Oleh Frizda Eza Pahlevi