ANAK ANAK IBU PERTIWI
Oleh El Masyriq
Oh duhai ibu pertiwi
Tak kau dengar lagi Presiden indonesia
Kumandangkan piagam perdamaian,
Piagam asli atas nama bangsa
Ibu pertiwi,
Kuyakin kau masih mendengarnya !
Mendengar gema suara, setelah 3 abad lebih lamanya
Di lindas oleh empunya warna biru, yang tersobek dari kibaran bendera pusaka
Suara orang orang jelata, namun hati beliau beliau mulia, Tak terbeli meskipun dengan jabatan kepala daerah
Ibuku ibu pertiwi
Anak anak mu besar di buaianmu, Besar di desa desa tak jauh dari bakalnya, ia pun akan jadi petani desa
Ibuku pertiwi
Kini ada namanya majelis permusyawaratan rakyat,,
Kini ada namanya dewan perwakilan rakyat
Kini berbagai macam partai,
Menduduki kekuasaanmu
Kekuasaan rakyat jelata..
Kau bisa lihat bu negri kita masih seperti dulu
Mereka bilang gemah ripah lo jinawi
Mereka bilang tanah surga
Mereka bilang ........
Iya, mereka tak tahu bu
Mereka tak tahu petani , masih belum dapat menyekolahkan anaknya SM
Pmereka belum tahu, di bawah jembatan, proyek kehidupan
Orang indonesia menuju kemapanan
Mereka tak keluar dari kantor dan gedung ber AC,
Mereka memproyek jalan raya yang seminggu terlihat cekungan disana sini,
Menyusahkan jalan sepeda rakyat negeri
Mereka memproyek gedung olahraga
Dari hasil anakmu didesa,
Namun anakmu didesa hanya sempat ucapkan selamat
Gedung hambalang tak kunjung tamat,
Raibnya uang century
Mengundang rintik rintik hujan tangis lara
Kaum hawa yang berpuasa, demi kekenyangan sang anak
Ibu Peringatkan anakmu yang nakal !
Mereka sudah lupa usul rakyat ini