🪷 Bijaksana

Puisi Indonesia

5504 puisi dari penyair Indonesia.

LAGI... TANPA CAHAYA
Oleh Revanza
Sendiri ku berjalan dalam gelapnya gulita Tiada arah tiada tanda hanya pedomankan rasa Harapkan seberkas cahaya datang tuk menghampiri Agar ku bisa kembali berlari... Kejar sesuatu yang pern
RASA YANG HADIR LAGI
Oleh Dina Rosdiana
Rindu ini horror.. Menggebu-gebu hingga ketakutan berkeringat dingin.. Seperti ada yang mengikuti.. Mungkin angin? Pikirku ini halusinasi.. Tentang rasa yang seharusnya mati.. Tentang hasr
SENYUMAN INDAH
Oleh Muhammad Feriz
Melintas dalam benakku akan sebuah senyuman indah.. Yang terukir dalam bibir manismu.. Seakan engkau hadir dalam hadapan.. Menyentuh kalbu dalam jiwaku.. Senyummu merasuki sanubariku.. Dan h
KASIH SAYANG IBU
Oleh Ramadhina Azka Divia
IBU... Engkau telah mengandungku selama sembilan bulan.. Kau pertahankan nyawaku agar aku tetap hidup didunia Ini... Sakit perih mau rasakan agar aku hadir didunia ini... IBU.... Perjuanga
REUNI BULAN JUNI
Oleh Gantan E. Murty
Pernah suatu hari ku berjalan Di bawah pohon rindang dan di atas tanah gersang Aku melihat sosok dirimu terang benderang Namun ternyata hanya semburat cahaya bintang Hari tetap berlanjut seper
ANASTASYA
Oleh Hary Tobing
Kutarik selembar kertas, Kutuliskan rasa kagumku tak terbatas, ''Tapi,!! dia lebih dari itu, Terbenamku tak beraturan menggambarkan sebuah paras, Rasa lelah sudah, Masih belum puas masih
BICARALAH
Oleh Alda Navira
Bicaralah.. Dalam hembusan angin yang lembut di tepi pantai.. Ketika dauan-daun bertebaran menerbangkan ribuan berita gembira pada bumi dan seisinya.. Ketika bunga-bunga bermekaran.. Dan ketik
MASIH TERKENANG
Oleh Rosadi
Sepi termenung tanpa dirimu kenangan tinggal kenangan, tak sedikit pun hilang dalam ingatan ku, memory yang terpendam mnjdi air mata, Wajah,,,senyuman,,, serta canda tawamu, sudah mele
SUMPAH BISU SEPATU
Oleh Dika Sanjaya
Jadilah sepasang sepatu Sejoli romantis tanpa puitis Terinjakan kaki terhimpitkan bumi Selalu berpasang kemanapun pergi Meski berdarah tanpa darah Bergoreskan luka tanpa luka Bermandikan n
KUPU KUPU YANG HILANG
Oleh Visa Virdaus
Kupu kupu Kemanakah kau sekarang? Yang dulu pernah hinggap di rak buku,,, Yang perlahan lahan Yang pelan pelan Kepak sayapmu mengayun... Tepat kala itu Selepas ia pulang Dengan raut
BERBUAT MANFAAT
Oleh Ustadz Awa Motivator Cinta (Ustadz AMC) Occupation dan level t’lah tersematnama dan karya cipta pun terguratjenjang karir dan bisnis maju pesatharta bertumpuk, tender kian lebat Rumah mega
PERISTIWA HARI SABTU ITU
Oleh Deni Ramdani
Angin di dini hari Terbang melayang menari-nari Menghampiriku di alam mimpi Tuk berkata pada diri ini Kata terdengar oleh sukma Terserap celah gendang telinga Bergetar menggelombang D
KITA SELALU BERSAMA
Oleh Siska Haruna
Sedih, sunyi, canda, tawa kita lewati bersama Kemanapun bagai tali yang telah diikat kuat, yang tak dapat dilepas Kau hibur aku disaat gundah dan kuhibur kau disaat kau membutuhkan Kita saling m
MAUT DI BARIS DEPAN
Oleh Faidul Wizari
Ajal dikobarkan Maut di baris depan Mati sekalian kecuali Tuhan Jiwa raga kita adalah anak tiri dunia Kita dipaksa berkendara membawa harta tiada selamanya, tiada peduli dahaga kita
KALA HUJAN DI SENJA HARI
Oleh Deni Ramdani
Kala musim hujan tiba Senja tak menampakkan mata Dihadang derasnya hujan Pada waktu itu... Rintik-rintik rindu mulai menyapa Hujan di senja hari Menutupi warna jingga di langit Terhal