🪷 Bijaksana

Puisi Indonesia

5504 puisi dari penyair Indonesia.

PARA BURUNG MUDA
Oleh Fajar Sany
Bentangkanlah sayap kalian selebar-lebarnya... Dan tajamkanlah pandangan kalian setajam-tajamnya... Kemudian terbanglah setinggi-tingginya... Dan menjelajahlah seluas-luasnya... Jangan pern
BICARA WAKTU DAN IBU
Oleh Atma Purba
Hadirku, rahim ibu Tuturku, bahasa ibu Minuman pertamaku, air susu ibu Dan waktupun terus berlalu Senyumnya tiada pernah berubah Menyaksikan buah hatinya menjadi dewasa Ada peluh, lelah
PAKSAAN BAHAGIA
Oleh Arina Norata
Ku lalui bentangan lautan Dengan sayap yang dipautkan Sayap buatan dengan keabstrakan Yang tak mungkin ku gunakan Intuisiku memenuhi pikiran Mengisi luang gerak keadaan Berebutan mengha
USAI KEPERGIAN
Oleh AR. Sharmadi
Mengapa kau pergi ketika rahang Terkantup oleh ucapan cinta Meskipun tanpa suara... Begitu cepat kedatanganmu Kepergianmu pun tak kuketahui Kemana ku harus mencari... Kau biusku deng
ADIKSI
Oleh Claudia Willy
Adiksi ialah lupa waktu Lupa tidur Lupa berkawan Lupa berkomunikasi Lupa merajuk kala dikhianat Lupa melihat matahari malam Lupa bertemu manusia Adiksi akan idola di kotak pemancar gamba
RINDU MEMBAYANGIKU
Oleh Miftahul Yongki
Setitik embun menghiasi di pagi harisetitik cinta pun menenangkan hati inisetetes tinta dalam pena tertulis di atas kertassetetes luka pun masih ada dan membekas Hari hariku selalu di selimuti rindu
RINDU SANG RASULALLAH
Puisi Husnul Khtotimah
Hari hari berlalu Siang pun telah berganti malam Berabad-abad sudah berlalu namun namamu masih melekat di hatiku tak pernah aku bertemu atau berjumpa denganmu tak pernah aku melihat langsung
KENAPA DIA BERUBAH?
Oleh Masita Arianti
Aku hanya bisa diam... Dan menunduk sedih... Dia ada benarnya juga... Tapi aku tidak ingin berjauhan dengannya... Aku ingin kembali... Kembali seperti dulu lagi dengannya... Hati aku sa
MUSIK CINTA
Oleh N.G. Dian
Dan kesunyian terpecah oleh langkah jenjang kaki Dan aku mainkan alunan musik cinta Kuraih tangannya berdansa diruang romantis Bagai sepasang kekasih berputar menguasai lantai dansa Aku pegang pinggan
KEBAHAGIAAN BERSAMAMU
Oleh Apriana Marbun
Semerbak wangi menghiasi tamantidak akan cukup untuk melukiskan harum mu mewarnai hari-hari kutak akan cukup menggantikan sejuknya hadirmu Dalam setiap langkahku.... hanya waktu yang dapat memaham
GERIMIS
Oleh Nanda Abdul Karim
Aku berseru di udara yang beku Terbujur kaku menginjak abu Terdampar keinginan tak bersuara Hingga hujan turun menjelang Dan tinggalah aku yang membisu Terkikis usang darah lautan Terlahir
TRUE
Oleh Ridho
Luka mengapa harus datang, Menambh beban hidup ku yang kelam, Trsisih asa yang hilang,,,, Ku ingin mati, Jika tuhan menghendaki, Bukan karna mu yang ku cintai, Tapi karna aku harus terluka
KENANGAN TENTANGMU
Oleh Reea Quya
Aku tenggelam dalam kenangan Tentangmu.. Yang pernah mengisi ruang hatiku Seraya ku pandangi diriku di cermin Tangan ini yang pernah mendekapmu Kaki ini yang pernah berlari mengejarmu W
AKU BUKANLAH MALAIKAT
Oleh Wulan
Aku bukanlah malaikattegak, tegar menatap langitteriakan keras memecah sepibayangan di masa lalucirita cinta yang pernah tertulissemuanya hancur oleh coretan tinta hitam Fikiran ku mulai melayang sa
CINTA DALAM INDAHNYA TA'ARUF
Oleh abidin putra pajar
Seperti kala syair mengalun dengan indah Syair indah yang bernafaskan melodi islam Keindahan yang selalu menghembuskan amalan Amalan suci penuh keberkahan Saat cinta tertambat di hati yang suc