TANGIS DALAM BAIT
Oleh Najwa Futhana Ramadhani
Gema takbir memecah sunyinya malam
Tak lagi dapat kupungkiri
Bait demi bait lagi-lagi belum selesai kutulisi ...
Namun pengalaman hati membuatku berani.
Ejekan demi ejekan menusuk hati
Namun aku tak peduli
Gema takbir membangunkan diriku
Kemudian tersadarlah aku ...
Merenung ...
Sadar bila ini tak terjadi ...
Puisiku ini tak akan pernah selesai
Sekalian saja, berfikir lagi ...
Apa isi bait berikutnya ini?
Gema takbir terasa membuatku bergidik ...
Aku merasa, Tuhan tak kan pernah mengampuni dosaku
Terhenyaklah aku ...
Tak terasa, air mata inipun jatuh
Gema takbir mengundangku bersujud kepada-Nya
Berharap semoga sang Pencipta
Mengampuni seluruh dosa yang pernah kuperbuat dihadapan-Nya
Semoga ...
Apa yang kuharapkan dikabuli-Nya
Aku menghentakkan kaki
Rasa bersalah ini menyelimuti
Semoga Tuhan merahmati
Dan meridhai perbuatan baik yang kulakukan ...