🪷 Bijaksana

API UNGGUN

Oleh Najwa Futhana Ramadhani

Malam ini ... Aku kembali menginjakkan kaki disekolah Padahal, hari ini Sabtu dan besok Minggu .... Lalu apa yang kupermasalahkan? Akulah anggota Peraja Muda KaranaPerSa Mi membimbingku untuk mandiri Oh, betapa gembiranya hatiku. Malam menunjukkan pukul 8 malam. Namun ... Acara api unggun ini belum berhenti Kami masih menikmati indahnya kebersamaan Pentas beberapa anggota lainnya membuatku sedikit terhibur Apalagi yang membuatku kecewa? Bagaimana keluarga dirumah? Apa mereka merindukanku? Api unggun ini ... Menjadi saksi bisu tangisanku. Tapi aku sadar, Inilah takdirku. Menjadi anggota Peraja Muda Karana Disingkat PRAMUKA Apalagi kesenangan yang terlewat? Tidak ada Namun ... Ketika aku mendeklamasikan puisi ini ... Waktu akan terasa terhenti Dan tangisku akan lenyap Tangis telah berubah menjadi tawa Semoga ... Semoga ... Semoga ... Tanggung jawab yang kupikul saat ini, Menjadi guru perilaku dan ketegasankuPerSa Mi adalah penghargaanku Tempat aku menjunjung yang namanya ...DASA DHARMADWI SATY Adan DWI DHARMA ... --- No. Urut : 5518 Tanggal Kirim : 16/11/2014 11:43:07

Puisi Lainnya

TANGIS DALAM BAIT Oleh Najwa Futhana Ramadhani GURUKU LAYAKNYA PELANGI Oleh Najwa Futhana Ramadhani