🪷 Bijaksana

SETELAH MENGIKUTI UJIAN NASIONAL

Oleh Syukur Budiardjo

Hari pertama ujian nasional di sekolah Kukerjakan soal Bahasa Indonesia dengan ramah Kubaca pesan di lembar jawaban komputer Menurutku terasa benar-benar angker"Aku bekerja dengan jujur"Demikian bunyi pesan menggetarkan Kubaca soal dengan hati-hati dan perlahan Kukerjakan semua soal tak ada yang terlewatkan Kukerjakan soal dengan penuh percaya diri Karena aku memang rajin belajar setiap hari Kukerjakan semua soal dengan teliti sekali Agar hasilnya nanti tak mengecewakan hati Kukerjakan soal tanpa bantuan dan contekan Juga tanpa bocoran soal dan kunci jawaban Karena bagiku itu perbuatan yang merugikan Hingga ujian tidak berlangsung secara elegan Setelah aku keluar dari ruang ujian Kepalaku dikepung oleh berbagai pertanyaan Otakku ditarik oleh hamparan kenyataan Perilaku mereka yang melawan kejujuran Mengapa aku harus bekerja secara jujur Sedangkan nurani mereka telah hancur Mereka terbiasa dengan dusta dan tipu daya Kejujuran cuma kata indah di bibir belaka Wakil rakyat dan birokrat berkhianat Guru dan kiai membohongi umat Penegak hukum berbuat maksiat Mereka semua mengundang laknat Penguasa dan pengusaha bermain mata Petinggi negeri berlari memperkaya diri Partai politik penuh intrik mengorak taktik Mereka semua jumawa berlaga wacana Mengapa aku harus bekerja secara jujur Sedangkan nurani mereka telah hancur Sementara mereka mengajari kejujuran Mereka pula memamerkan kebohongan Aku merasakan kengerian teramat sangat Ketika kejujuran dan kebohongan main akrobat Aku harus bersiteguh mempertahankan pendirian Karena kejujuran bagiku selalu menjadi pedoman Jakarta, 18 Desember 2013

Puisi Lainnya

TAMPILAN KORUPTOR Oleh Syukur Budiardjo DINASTI TIKUS Oleh Syukur Budiardjo BUKU RAPORT Oleh Syukur Budiardjo SEKOLAH Oleh Syukur Budiardjo AWAS, BAHAYA LATEN KORUPSI! Oleh Syukur Budiardjo