🪷 Bijaksana

SERUPA RINDU YANG MENGGANTUNG

Oleh Nunung Nurningsih

Malam tadi, Tak ada yang bisa memalingkan mataku dari keindahan purnama. Walau gumpalan mega hitam sedikit menghalangi pendarnya. Pagi ini pun, Awan-awan laksana mendurja. Serupa warna kelabu silih bergelayut menutupi garangnya mentari. Malam hingga pagi tak luput dua retinaku menelusuri megahnya langit. Berharap ada rangkaian aksara tertera di sana. Tentang kekata rindu yang dititipkan seseorang pada angin Kemudian berhembus di antara bendabenda angkasa. Engkau tidak salah alamat bukan? Dan masih hapal mengeja namaku? Di langit yang sama kita menggantungkan rindu.

Puisi Lainnya

RINTIH Oleh Nunung Nurningsih TENTANG RINDU KEPADA BAPAK Oleh Nunung Nurningsih TENTANG PENANTIAN Oleh Nunung Nurningsih PENAKU RAIB Oleh Nunung Nurningsih MERETAS IMAJI Oleh Nunung Nurningsih