🪷 Bijaksana

RINTIH

Oleh Nunung Nurningsih

Dalam remang Percikan banyu membasuh wajah berang Tersujud di kala petang Seniscaya menghapus amarah membangkang Dalam gelap Nanar sekerjap tatap Udara terasa pengap Rintih suara tergagap Meratap harap Dalam pekat Dedo'a melantun rapat Suara tercekat Bibir merapat Dalam malam Mata terpejam Emosi meredam Kian padam Ah.... Masih patutkah Hati berpeluh keluh Meniti dedo'a penuh mengaduh Tubuh tergugu rapuh

Puisi Lainnya

TENTANG PENANTIAN Oleh Nunung Nurningsih ADA HARI Oleh Nunung Nurningsih PENAKU RAIB Oleh Nunung Nurningsih TENTANG RINDU KEPADA BAPAK Oleh Nunung Nurningsih SEMESTINYA KITA Oleh Nunung Nurningsih