SEMBUNYI DIMANA YANG MULIA
Oleh Muhammad Zaini Kata-katanya dibuat lugu Tapi dengan nada merayu "Pilihlah aku bila mau maju" Poster ukuran lebar didepan pasar "Ingin perubahan, kita bisa" Sepanduk warna mencolok dibidang tembok "Itu lagi-itu lagi, coba yang ini" Seperti bosan dengan yang lama tapi isi sama Perang slogan untuk mendulang suara Gambar diri yang kaku lengkap jas dan peci Mengesankan sopan ramah siap melayani Layaknya dibaiat kompak atas namakan rakyat Namun kini.. Dimana, wakil rakyat dimana Ketika tangan kurus usap perut menahan lapar Ketika bencana datang para korban mengerang Ketika harga kebutuhan melesat tinggalkan pendapatan Ketika rakyat miskin tak berdaya ditolak rumah sakit Ketika barisan tuna wisma rindukan atap rumah Ketika angkatan kerja lelah mencari sumber nafkah Sembunyi dimana yang mulia Adakah pemimpin negeri ini ?!