🪷 Bijaksana

2014

Botol Sempit Dunia Oleh Imam Budiman hidup adalah tempat terkutuk berkeluh, ucapmu suatu hari kita menyandarkan tindak tanduk pada penilaian rupa-rupa hidup siapa, untuk apa, berlaku sesiapa? terlalu lama kita terkantuk dalam botol sempit ; dunia, kesalmu Nyanyian Lepas Tengah Malam melalui pemutar musik digital di atas meja kamar berkawan tugas dan laron yang memasuki musim penghujan sepertiga malam, dari pemutar musik itu kudengar seruling dimainkan, gendang bersahutan mulai ditabuh atau benar ini pertanda datangnya subuh? lincah kaki mulai dihentak oleh para biduan bersuara nabi gerak dan lambai seirama mengiring syair-syair mendayu sudah berapa malam terakhir ini bergadang? 2014 Sore Danau di suatu sore cepat-cepat kubereskan danau hujan tempatmu berpijak dari penglihatan ada beberapa kata yang sengaja kutinggal, tercecer aku berniat untuk menyelesaikanya, nanti karena tidaklah yang kaulukiskan dari danau itu melainkan rasa haru dan duka 2014 Kamboja di Sebuah Taman Kecil ke sekian kali memungut anak-anak kamboja yang jatuh di taman sehabis rampung hujan bergegas pergi masih tersisa bulir pada setiap kelopak wajah menyusun, berdampingan dengan aku yang menetapkan dirimu dalam setiap baris sajak-sajak 2014

Puisi Lainnya

COURAGE TO SPEAK DOA KU DI HARI LAHIRMU KEYAKINAN CINTA SEPI, BANTU AKU HIDUP ITU SEPERTI LAYAR LEBAR