2014
Botol Sempit Dunia
Oleh Imam Budiman
hidup adalah tempat terkutuk berkeluh, ucapmu suatu hari
kita menyandarkan tindak tanduk pada penilaian rupa-rupa
hidup siapa, untuk apa, berlaku sesiapa?
terlalu lama kita terkantuk dalam botol sempit
; dunia, kesalmu
Nyanyian Lepas Tengah Malam
melalui pemutar musik digital di atas meja kamar
berkawan tugas dan laron yang memasuki musim penghujan
sepertiga malam, dari pemutar musik itu kudengar
seruling dimainkan, gendang bersahutan mulai ditabuh
atau benar ini pertanda datangnya subuh?
lincah kaki mulai dihentak oleh para biduan bersuara nabi
gerak dan lambai seirama mengiring syair-syair mendayu
sudah berapa malam terakhir ini bergadang?
2014
Sore Danau
di suatu sore
cepat-cepat kubereskan danau hujan tempatmu berpijak dari penglihatan
ada beberapa kata yang sengaja kutinggal, tercecer
aku berniat untuk menyelesaikanya, nanti
karena tidaklah yang kaulukiskan dari danau itu melainkan rasa haru dan duka
2014
Kamboja di Sebuah Taman Kecil
ke sekian kali memungut anak-anak kamboja
yang jatuh di taman sehabis rampung hujan bergegas pergi
masih tersisa bulir pada setiap kelopak wajah
menyusun, berdampingan dengan aku yang menetapkan
dirimu dalam setiap baris sajak-sajak
2014