🪷 Bijaksana

SAKIT BADAN-KU

Oleh Muhammad sidik

Kiranya tubuhku menangis darah mengalir Karena menahan sakit yang belum mampu ku usir Kerahkan sisa kekuatan ku sudah coba mengusir Tapi aku bukan seorang penyihir. Sabar ku kompromikan.., Ini semua mungkin ujian Tuhan Ku usap tubuh dengan sedikit senyuman Agar tubuhku tak terlalu memikirkan Sambil'ku berkata:Tuhan selalu punya jalan. Habiskan sisa kalau ini sisaku. Songsong asa kalau ini awal lagi masaku. Di tonjok rasanya ku mau kalau ku sakit karena dosaku Asal diriku kembali berdiri tak diam terpaku. Ampun ku menyerah kalau dosa terus membunuhku Kemana lagi harus melangkah diriku Karena dosaku dulu bukan sekecil kutu.. Pasrah ku pasrah kalau dosa terbunuh oleh sakitku Ikhlas ku bahagia kalau itu cara Tuhan mengajariku. Tuanku tuang susu ku hanya balas mengkudu Itulah gambaran diriku yang dulu.. Yang selalu lupa dengan hidup penuh berliku. Tuhanku.. Engkau dan aku belum lagi padu Sekarang ku masih beradu dengan jiwaku Di sisi lain ku pasrah tapi kadang pula ku mengkritik-Mu. Tuhanku.., Kita punya cerita indah Saat kita berjumpa di sajadah Saat ku pasrah menengadah Ku rasa ingin mengulang kisah Ku tak bisa kalau Engkau berpindah. Tuhanku.., Ku yakin akan dzat-MU Yang selalu mengampuni hamba-Mu Kala hamba sedang hidup penuh butiran debu. Kelam,2013-2016

Puisi Lainnya

DI UJUNG SUARA Oleh Muhammad sidik RINDU YANG AGUNG Oleh Muhammad sidik MIMPI BESAR SEORANG BOCAH UNTUK ORANG TUANYA Oleh Muhammad sidik SUNGKAN KU HIDUP Oleh Muhammad sidik NASIHAT AYAHKU DARI SRUGA SANA Oleh Muhammad sidik