SAKIT BADAN-KU
Oleh Muhammad sidik
Kiranya tubuhku
menangis darah mengalir
Karena menahan sakit
yang belum mampu ku usir
Kerahkan sisa kekuatan
ku sudah coba mengusir
Tapi aku bukan seorang penyihir.
Sabar ku kompromikan..,
Ini semua
mungkin ujian Tuhan
Ku usap tubuh dengan sedikit senyuman
Agar tubuhku tak terlalu memikirkan
Sambil'ku berkata:Tuhan selalu punya jalan.
Habiskan sisa
kalau ini sisaku.
Songsong asa
kalau ini awal lagi masaku.
Di tonjok rasanya ku mau
kalau ku sakit karena dosaku
Asal diriku kembali berdiri
tak diam terpaku.
Ampun ku menyerah
kalau dosa terus membunuhku
Kemana lagi
harus melangkah diriku
Karena dosaku dulu
bukan sekecil kutu..
Pasrah ku pasrah
kalau dosa terbunuh oleh sakitku
Ikhlas ku bahagia
kalau itu cara Tuhan mengajariku.
Tuanku tuang susu
ku hanya balas mengkudu
Itulah gambaran diriku yang dulu..
Yang selalu lupa
dengan hidup penuh berliku.
Tuhanku..
Engkau dan aku belum lagi padu
Sekarang ku masih beradu dengan jiwaku
Di sisi lain ku pasrah
tapi kadang pula ku mengkritik-Mu.
Tuhanku..,
Kita punya cerita indah
Saat kita berjumpa di sajadah
Saat ku pasrah menengadah
Ku rasa ingin mengulang kisah
Ku tak bisa kalau Engkau berpindah.
Tuhanku..,
Ku yakin akan dzat-MU
Yang selalu mengampuni hamba-Mu
Kala hamba sedang
hidup penuh butiran debu.
Kelam,2013-2016