🪷 Bijaksana

MIMPI BESAR SEORANG BOCAH UNTUK ORANG TUANYA

Oleh Muhammad sidik

Tuhan hari ini aku terbangun... Di tengah malam yang suci dan sepi... Di rumah yang menjadi sejarah aku di lahirkan... Aku seorang bocah kecil.. Yang sudah punya mimpi besar... Untuk kehidupanku di massa depan... Tuhan bolehkan aku bermimpi... Walapun aku tak tahu sekarang... Bagaimana caranya nanti aku wujudkan mimpi ini... Tapi aku tidak salah punya mimpi kan tuhan? Semoga bocah kecil ini tidak salah... Dan berharap benar benar tidak salah... Yang aku dengar mimpi besar seorang bocah... Adalah angin lalu yang jadi penghias massa kecil... Kata orang orang yang sudah besar... Karena hampir semua mimpi saat kecil... Semuanya terlalu jauh dan tak masuk akal... Dan banyak gagal di wujudkan, ketika mereka besar nanti... Tapi mimpiku ini sangat ingin aku wujudkan tuhan... Tak perduli dengan kata orang orang besar itu... Yang menganggap bahwa mimpi seorang bocah hanya penghias massa kecil... Tuhan engkau maha besar kan, tuhan? Ya ku yakin engkau maha besar... Dan engkau akan wujudkan mimpiku ini... Mimpiku ini mungkin sulit tuhan... Untuk engkau kabulkan dan bahkan tidak mungkin... Tapi aku berharap engkau mewujudkannya tuhan... Karena mimpi besarku ini sangat mulia... Dan saat besar nanti aku benar benar ingin mewujudkannya... Tuhan tolong kau kabulkan ya? Sudah ku impikan ini mungkin akan sedikit membalas jasanya... Walaupun tidak mungkin aku dapat membalas semuanya... Pengorbanan selamanya ini dan nanti.... Dan impianku besar ini... Adalah mimpi yang dulu di impian semua anak... Iyah ku yakin semua anak di dunia ini... Semoga impianku terjwujud... Dan mimpiku besarku ini adalah? Ingin sedikit membahagiakan ibu dan ayahku... Aku berharap tetap bisa menjaga mimpi besarku ini... Sampai nanti aku sudah menjadi seorang yang dewasa.... Semoga ini terwujud amien tuhan...

Puisi Lainnya

BEGINI KU CERITAKAN Oleh Muhammad sidik RINDU YANG AGUNG Oleh Muhammad sidik PIKIRKAN LEBIH DALAM Oleh Muhammad sidik EH BOCAH SUDAH MAIN PERASAAN Oleh Muhammad sidik KEPADA TUAN TUAN DI SENAYAN Oleh Muhammad sidik