RINTIK-RINTIK PENYESALAN
Oleh Nana Sutiadin
Jendelaku basah oleh hujan bulan Desember
Rintiknya mengetuk hatiku
Dinginnya menerbangkanku ke awan awan yang beku
Dimana aku biasa memikirkanmu
Apakah langitmu menurunkan hujannya juga?
Kalau iya, apakah dia sudah memberitahumu?
Bahwa aku sangat merindukanmu...
Aku suka berjalan dibawah hujan tanpa payung
Seperti hujan hatikupun menetes
Karena merindukanmu
Berharap kau berdiri disana
Diluar jendelaku, dibawah pohon itu
Setiap titiknya menetesi rambutku,
Aku akan berlari menemui kenangan kita
Yang telah tertidur sekian lama
Pun tersimpan dalam sebuah kendi yang penuh penyesalan
dimana aku selalu menunda mengatakan
'Aku cinta padamu'