PESAN UNTUK PARA KORUPTOR
Oleh Syukur Budiardjo
Selamat siang, wahai Andapara koruptor celaka,
Inilah syair tentang dan untuk Andayang selalu saja menebar bencana.
Sebagai bapak, Anda punya istri juga anak.
Tentu juga terpikir polah Anda akan berdampak.
Meruntuhkan negara, rakyat, dan banyak pihak.
Tapi mengapa tak terpikir dampak bagi anak yang telak.
Anak Anda di rumah dan lingkungan sekolahselalu diliputi amarah, gundah, dan resah.
Karena perbuatan nista Anda terungkap di media massahingga terlihat Anda berjalan menuruni anak tanggagedung KPK dengan seragam tahananmeski Anda masih sempat menebar senyuman.
Anak Anda di lingkungan pergaulansenantiasa merasa tertekan.
Karena perbuatan hina Anda terekspos di media massahingga terlihat di pengadilan sedang dicecar pertanyaan oleh jaksaatau Anda sedang berkonsultasi dengan pengacaraatau Anda duduk di kursi tersangka dengan wajah merana.
Anak Anda di lingkungan masyarakatjuga senantiasa meniti hari-hari yang berat.
Karena perbuatan hitam Anda terpublikasi di media massahingga terlihat Anda memasuki rumah tahanan atau penjarameski Anda masih sempat melambaikan tangan kepada pengikut Anda dan para wartawan.
Inilah kisah bapak polah anak kepradah.
Bapak yang melakukan perbuatan hitam, hina, dan nista.
Akan tetapi, anak juga yang menanggung akibatnya.
Siksa batin yang senantiasa mendera.
Cibinong, 24 November 2013.