MANIS
Oleh Gatra Aksara
Sejak pertama rasa ini tumbuh
Sebelumnya, aku mengenalmu
Sebagai wanita yang anggun,
Serta sikapmu lemah lembut
Itulah yang paling aku sukai
Darimu, sepanjang fikir hatiku
Secara rahasia selama ini
Secara tersembuyi dan kau pun,
Tak mengetahui sebenarnya
Semakin bertambahnya tahun,
Berlalu, begitu menyenangkan
Kau tak lagi seperti wanita biasa,
Dalam pandang mata dan angan
Perbedaan inilah yang membuat,
Diriku semakin tertarik padamu
Ketika tak sengaja bertemu,
Apa kau tahu gumam hatiku ?
Tentu tak dapat ku katakan
Karena cinta memang tak dapat
Sebatas di ungkap oleh para kata
Hanya Tuhanlah yang sanggup
Menerangkan anugrah-Nya
Aku seperti akan Hidup Abadi
Walau aku tahu, aku hanya insan
Biasa, dimana menjadi tempat
Kesalahan dan kekhilafan
Bagi seorang manusia yang telah
Di ciptakan di muka bumi
Dari tanah liat hitam dan kering
Seperti tembikar gelap nan pekat
Lama, aku menjaga riak rasa ini,
Semakin aku jatuh rasa kepada
Perasaan yang manis tak terkira,
Manis tutur bahasamu juga
Kemanisan perbuatanmu setiap
Kali mata ini sekilas melihatmu
Dengan berbisik dalam hati ;
"aku berharap kelak mempunyai pendamping hidup sepertimu"