🪷 Bijaksana

LELAKI BIASA

Oleh Sutrisnohanadi

115. Lelaki biasa Dia berjalan di gang-gang becek Lalu lewati genangan sepinggang Tak ada kecanggungan Sekilas nampak kepedihan di wajahnya Hanya sekejap Lalu menyimpan rapih kesedihan di hati Di wajahnya nampak keyakinan Harus ada jalan keluar Dia berjalan di terik kencang Menemui pedagang pinggiranMendengar Menampung keluhan Bercengkrama dalam keterbukaan Bergurau lalu Membicarakan kesemrawutan dan harapan Mencari jalan terbaik tercapai kesepakatan Dia lelaki biasa Lelaki sederhana Yang ingin membangun bangsanya Menghadirkan kemakmuran bagi semua Terlampau besarkah cita-citanya ? Mari kita bertanya Adakah yang bisa mengalahkan tekad ? Adakah yang dapat menumbangkan kejujuran ?TidakYa Jawabnya tidak116. Lelaki biasa Di pundaknya Terlalu banyak orang menaruh harapan Dan impian-impian Dia memikulnya Entah sampai kapan ia akan bertahan Bagaimana kita ? Apa kita lakukan ? Mari membantunya Kita bisa saling menggenggam tangan Merapatkan barisan Mendukung kinerjanya Jika kita ingin mewujudkan cita-citanya Cita-cita kita Mari laksanakan salamnya Salam tiga jari Yang menyimpan kekuatan maha besar Yang sanggup melawan semua tantangan Mari kita melangkahBersama Saling memberi kelebihan Menambal kekurangan Guna tercapai tujuan Dia lelaki biasa Lelaki sederhana dari desa Yang mempunyai semangat dan integritas Bermodal keberanian dan kejujuran Ya kejujuran Kejujuran yang saat ini sangat di butuhkan Setelah penyimpangan dan penyimpangan Keserakahan yang mengerikan Kebocoran yang makin besar Yang membuat negeri ini Nyaris porak poranda Atau sudah117. Lelaki biasa Di ajang pemilihan Dia harus melewati berbagai hantaman Fitnah dan kampanye hitam Dia bertahan Harus di punyai kesabaran Di dukung para relawan yang relawan Yang menuntut revolusi mental Dia memantapkan langkah Bersama berjuang di dukung relawanmerebut hati rakyat Dengan keterbukaan Persaingan begitu ketat Begitu menimbulkan gairah jika saja Tidak di nodai dengan kekisruhan Dan tuduhan yang kejam Dia yang menjunjung kejujuran Di sangka melakukan kecurangan Tak dia mengerti kenapa Sahabat yang seharusnya bersaing sehat Menuduhnya demikian Dia tak dapat mundur sekarang Karena amanah rakyat tak bisa dia abaikan Apapun yang terjadi Dia harus maju mengemban tugas Amanah rakyat dan relawan Di kuatkan hatinya Lurus tajam pandangnya kedepan Ia ucapkan Mari lakukan revolusi mental Di mulai dari sekarang Jangan tunda Mari bersama berjuang menuju Indonesia yang lebih baik.118. Lelaki luar biasa Dia lelaki sederhana dari desa Lelaki luar biasa Dia Presiden kita Walau aku tak memilihnya Mungkin kenetralan lebih bisa Melihat apa adanya Tidak berat sebelah Siapa sesungguhnya lebih mampu Menghadapi tantangan ke depan Lebih layak di harapkan Suara rakyat mungkin benar suara Tuhan Bukan karena hasil pencitraan Saatnya sekarang bersatu Merapatkan barisan Mewujudkan Indonesia yang mampu Memenangkan persaingan berbagai bidang Mampu mengatasi tantangan berat bagaimanapun bentuknya Kita bantu programnya Kita awasi kerjanya Memperingatinya kala menyimpang Menegurnya jika ia melanggar amanah Sepertinya ia terbuka untuk semua saran perbaikan Bukan karena ia tak mampu atau tak punya ketegasan Bukan boneka seperti sangkaan banyak orang Tapi ketulusan lah yang mendasarinya ia terbuka Ia tegas ia berani mengambil resiko mengambil keputusan Kesalahan mengambil kebijakan lain dengan penyimpangan Berbeda dengan menyalah gunakan jabatan Tak ada manusia yang sempurna Entah ia masuk dalam pengecualian atau tidak Dia lelaki sederhana dari desa Lelaki luar biasa Dia Presiden kita Walau tak memilihnya Mari mendukungnya Kepada para relawan Kepada seluruh rakyat Indonesia Ucapkan salam tiga jari Rapatkan barisan Bersatulah Bekerjalah Di cengkeraman Garuda lambang negara Tertulis amanah para pendiri bangsa Jayalah Indonesia .

Puisi Lainnya

SURAT TERBUKA DARI GAZA Oleh Sutrisnohanadi