🪷 Bijaksana

IMANKAN PERASAAN

Oleh A M Mulyadi

Kadang kami lupa... Tak bercermin pada bening air Berdandan dengan gerak riak pesisir Yang memutihkan buih seperti takdir langit yang digelar lautan Seharusnya kami.. Mendengarkan dakwah dari gundukan tanah Tentang debu yang tak pernah iri pada batu Tentang batu yang rela disebut pasir Atau tentang semua kisah daratan yang tak diketahui lautan Apakah kisah itu...? Kita akan tahu setelah orang-orang tak ada yang tahu

Puisi Lainnya

UNTUK PENULIS HUJAN Oleh A M Mulyadi