🪷 Bijaksana

HUJAN DAN MAWAR UNTUKKU

Oleh Jene Monika Hukom

Hujan dan Mawar untuk ku tapi bukan milikku Kata apa yang dapat mewakili kepedihan ini?. Derasmu tak lagi membasahi hatiku Durimu tak lagi menusuk jantungku Dekapanmu tak lagi menyesakkan nafasku Begitu menyakitkannya kah perbuatanmu itu? Kenapa tak ku temukan alasan yang tepat untuk ini? Hujanku terasa tidak menawan lagi Mawarku terlihat tidak menarik lagi namun rasa kagum masih ada Kagum yang seharusnya Nyamanku telah hilang saat itu juga Dan bahagiaku ikut bersamanya Maaf untuk itu, tapi sungguh itu terjadi Ingin ku tetap dengan rasa ini Aku masi suka, aku masi ingin menikmati tiap detakannya Tapi dia pergi tanpa izin dariku Membuat semuanya makin rumit. Rumit, Aku menemukan ini sebelum kamu ada Kini ku tahu, ternyata dia ada untuk ini Kata itu juga ada padamu jauh sebelum jemarimu menggenggamku. Hei sadarlah! Aku akan pergi meninggalkanmu. Saat ini aku masi tinggal, Karena khawatir ku padamu Karena takut ku kehilanganmu Dan aku belum siap untuk menyesal. Tanyaku saat ini, Mana yang lebih menyakitkan bersamamu dan terus berpura-pura menerima semuanya atau meninggalkanmu?" Maros, 22 April 2016

Puisi Lainnya

HUJAN PERTAMA SAAT SENJA Oleh Jene Monika Hukom DEAR HUJAN Oleh Jene Monika Hukom