🪷 Bijaksana

GORESAN TIADA ARTI

Oleh Miki Rahmat

Engkau kembali Ku memandang dari celah-celah jendela Ketika rinai turun hingga pagi Dan aku mulai berharap pasti Rasanya akrab sudah Ketika ku bercengkrama dengannya Sudut-sudut ini saksinya Memorinya setiap goresan-goresan yang dipahat Apa yang membuatku tak mengerti Ketika pengalaman adalah hasilnya belajar Aku selalu diam dalam hati Menolak bersuara ketikanya bergetar Bunyi-bunyi syahdu kematian Getar-getar sisa akhir napas Sudah membekas di syaraf-syaraf Dan juga denyut-denyut kehidupan Bergegaslah dan lekaslah Berlarilah dan mengejarlah Hasilnya tetap sama Ia menerkam setelah pengintaian Konsekuensinya diujung Saat bayang-bayang sesal meracuni Merusak akal kehidupan Itu tak kau goreskan diujung pena Apa lagi ketika jalannya laknat Ucapan hanya buih-buih Lemparkan kembali menjadi ari-ari Lahirkan suci yang abadi Bisakah? Memilih apa yang tak bisa Kembali bodoh Yang terbuka hanya seperempat ujung jarum

Puisi Lainnya

LANGIT KERINDUAN KITA Oleh Miki Rahmat HUJAN DI LANGIT PEKANBARU Oleh Miki Rahmat YANG TAK KAU SADARI Oleh Miki Rahmat BAHAGIALAH Oleh Miki Rahmat JENUH AKU BERHARAP Oleh Miki Rahmat