DI HUJUNG NAFAS
Oleh Nia ellzaqim
Waktu itu ..
Gelap berjuta gemintang kian menggebu
Lantas seraya alam serentak pilu
Mulailah redup cahaya kami
Tinggallah menatap kosong kian menanti
Waktu itu..
Terkulai lemas tubuh harum sucimu
Terurai syahdu lantun dzikirmu
Hingga mengundang penghuni langit menangis sendu
Lantas mereka panjatkan do'a pada tiap selipan kedip matamu
Duhai kekasih Allah..
Beribu bahkan berjuta umat kan kau tinggal
Namun apa, ?
Kiranya tak terhitung jua umat yang tak hiraukanmu
Sedangkan disela hujung nafasmu ..
Dengan sisa-sisa suara paraumu
Engkau senantiasa berlirih
Umatku, umatku, umatku !
Betapa malunya kami padamu
Betapa hinanya kami dihadapmu
Ya Habiballah ..