🪷 Bijaksana

DEBU BERKERINGAT

Oleh Syaiba Fahuril

Ayah, sejak kau pancing letih dan kau umpan terik sembilu peluru yang lincah Aku yang dulu masih kanak mengrrti tapi tak sebegitu paham akan kehausan tubuhmu Pada sejuta butir ketenangan Agar kau puas mengelus kesabaran Dan pada terik matahari yang meloncat kesana kemari Kau patungkan tulang setegak baja Kau bungkukkan pundak sebengkok gading Hingga baju hari-harimu basah dengan warna belang-beling Debu berkeringat kau sulap menjadi jasa Untuk pupuk pertumbuhan anakmu Ayah, semoga bukan debu yang membuatmu patah jasmani Dan juga keringat yang membuat sakit rohani Sejauh ini kau untuk ku. Pasean, 30/10/2017

Puisi Lainnya

AIR MATA Oleh Syaiba Fahuril ALMARHUM ALMARHUMAH Oleh Syaiba Fahuril