BINGUNG, SEMUA BUNTU
Oleh Feri Elsandi
Runtuh kembali sang asa.
ketika duka menggelayut dihati
berpaling kekanan lalu kekiri
bingung, semua buntu.
Harusnya jalan masih panjang
tapi arah tak ditemu
bingung, semua buntu
tak adakah petunjuk arah mana yang harus kutempuh.
Selalu saja hati tak bisa jadi kompas yang baik
selalu hilang arah
kadang tuhan meniupkan badai
dan manusia selalu pasrah.
Andaikan diri bersayap
mungkin terbang cukup menyenangkan, tanpa harus lelah berjalan
tapi jika sudah diketinggian, aku..
mungkin lebih suka berjalan